Direksi BUMN Terancam Dicopot jika Terus Merugi

Selasa, 12 September 2017 - 16:52 WIB
Direksi BUMN Terancam...
Direksi BUMN Terancam Dicopot jika Terus Merugi
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengancam bakal mencopot direksi perusahaan pelat merah yang terus mengalami kerugian. Hal ini dilakukan agar ada perbaikan kinerja di tubuh BUMN, ketika tercatat tujuh perusahaan negara.

(Baca Juga: Kantongi Penyertaan Modal Negara, Tujuh BUMN Justru Merugi )

Deputi bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysiius Kiik Ro mengungkapkan, pihaknya memiliki tolak ukur mengenai kinerja perusahaan negara. Jadi, Kementerian BUMN membaginya antara perusahaan yang sakit dan yang mengalami kerugian.

"Tolok ukur kita bagi dulu yang sakit sama rugi dua hal berbeda. Sakit kronis dan rugi terus menerus dan persoalannya di fundamental, itu namanya sakit. Sebagian sudah naik kelas seperti Nindya Karya, DJakarta Lloyd dan lain-lain," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Sementara untuk yang mengalami kerugian, lanjut dia, Kementerian BUMN akan melakukan upaya penyehatan. Namun, jika telah dilakukan sejumlah upaya tetap masih rugi maka jalan terakhir adalah mengevaluasi susunan manajemen perusahaan tersebut.

"Rugi biasa, ya dilakukan upaya penyehatan. Artinya, kalau dia tidak perform we have to do what we do. Ganti orang. Tapi kalau dia sakit itu bagaimana. Kalau cari orang buat jadi Dirut Merpati itu sulit. Jadi beda-beda. Kalau terhadap yang sehat terus tiba-tiba on-off dan miss management ya dicopot," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
Erick Thohir Usul Suntikan...
Erick Thohir Usul Suntikan Modal untuk BUMN Rp57 Triliun
DPR Sepakati PMN Tiga...
DPR Sepakati PMN Tiga BUMN Rp28,16 Triliun Tahun Depan, Ini Rinciannya
Bikin Aturan Baru, Erick...
Bikin Aturan Baru, Erick Thohir Tutup Celah Lobi-lobi Direksi BUMN
BUMN Diguyur PMN Rp106...
BUMN Diguyur PMN Rp106 Triliun, Stafsus Erick Thohir: Bukan Buat Bayar Utang!
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
27 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
43 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved