Tenang, Baru Sekali Kontraksi Resesi Ekonomi Belum Brojol

loading...
Tenang, Baru Sekali Kontraksi Resesi Ekonomi Belum Brojol
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah memastikan Indonesia masih belum mengalami resesi ekonomi. Meskipun, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 tumbuh minus 5,23% (year on year/yoy).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, kontraksi (minus) ini baru pertama kali dialami Indonesia. Walaupun tiap kuartal pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan.

"Belum resesi karena ini baru pertama kita kontraksi. Kalau resesi itu dua kali kontraksi," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (5/8/2020). (Baca juga:Sri Mulyani Bakal Guyur Rp31 Triliun buat Karyawan Bergaji Pas-pasan)

Sambung dia, resesi harus dilihat dari year on year dua kuartal berturut-turut. Indonesia baru mengalami pertama kali kontraksi ekonomi.



"Pertama kali ekonomi Indonesia terkontraksi dan ini akan menjadi pemicu bagi kita akan kuartal III dan IV agar tidak negatif atau bisa dihindarkan dalam zona negatif growth," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, dengan adanya pemulihan ekonomi yang terjadi, maka kuartal III-2020 ditargetkan tumbuh 0%-0,5%. "Memang probabilitas negatif masih ada karena masih ada penurunan di beberapa sektor, atau tidak secara cepat akan pulih kembali," tandasnya.
(uka)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top