Agro Bahari Mulai Bangun Tambak Udang Awal 2024 dengan Dana IPO
Selasa, 31 Oktober 2023 - 13:47 WIB
loading...
PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) menargetkan pembangunan tambak udang baru pada Januari 2024 mendatang dengan menggunakan dana hasil penawaran umum atau initial public offering (IPO). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) menargetkan pembangunan tambak udang baru pada Januari 2024 mendatang. Adapun, tambak tersebut ditargetkan rampung pada Januari 2025.
“Karena kami ada proses untuk membebaskan tanah, cut and fill, dan juga nanti pembangunan lainnya,” kata Direktur Utama UDNG, Vincent Lukito di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (31/10/2023).
Baca Juga: Pencatatan Saham Perdana, Saham Agro Bahari Nusantara (UDNG) Melesat 10%
Perseroan berencana untuk membangun 30-40 tambak atau kolam produksi baru tahun depan. Pembangunan tambak baru akan dilakukan menggunakan dana hasil penawaran umum atau initial public offering (IPO) .
Dalam prospektus yang diterbitkan, sekitar 88,89% dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru yang direncanakan berlokasi di daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui perusahaan anak yang dimiliki perseroan sebesar 99,99% yaitu PT Marina Bahari Sentosa (MBS) dalam bentuk penyetoran modal yang diestimasikan akan beroperasi 6-12 bulan setelah dana hasil penawaran umum diperoleh perseroan.
“Karena kami ada proses untuk membebaskan tanah, cut and fill, dan juga nanti pembangunan lainnya,” kata Direktur Utama UDNG, Vincent Lukito di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (31/10/2023).
Baca Juga: Pencatatan Saham Perdana, Saham Agro Bahari Nusantara (UDNG) Melesat 10%
Perseroan berencana untuk membangun 30-40 tambak atau kolam produksi baru tahun depan. Pembangunan tambak baru akan dilakukan menggunakan dana hasil penawaran umum atau initial public offering (IPO) .
Dalam prospektus yang diterbitkan, sekitar 88,89% dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru yang direncanakan berlokasi di daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui perusahaan anak yang dimiliki perseroan sebesar 99,99% yaitu PT Marina Bahari Sentosa (MBS) dalam bentuk penyetoran modal yang diestimasikan akan beroperasi 6-12 bulan setelah dana hasil penawaran umum diperoleh perseroan.
Lihat Juga :