Giliran Pengusaha Warteg Keluhkan Harga Sayuran
Kamis, 02 November 2023 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Mukroni mengaku adanya kenaikan pada komoditas sayuran menjadi bagian yang berat bagi pengusaha warteg untuk meningkatkan keuntungan. Pasalnya, saat ini banyak masyarakat yang hanya membeli lauknya saja ketimbang makan di tempat. Padahal keuntungan pengusaha warteg dikatakan bisa lebih besar ketika pembeli makan di tempat, karena ada keuntungan yang ditambah dari penjualan nasi, minuman, dan lainnya.
"Warteg ini sekarang banyak yang dibeli itu sayuran, padahal yang banyak untung itu kalau pakai nasi. Ini yang dibeli itu sayuran atau lauk, misalnya Rp5 ribu beli urap, Rp5 ribu orek tempe. Jadi ini menjadi masalah, keuntungan kita itu berkurang," sambung Mukroni.
Selain sayuran, harga bumbu dapur yang menghasilkan cita rasa masakan juga mengalami kenaikan. Pantauan MNC Portal melalui situs panel harga Badan Pangan Nasional, harga bawang merah per November 2023 ini naik menjadi Rp23.520 dari bulan Oktober lalu Rp23.180/kg.
Cabai merah keriting saat ini memiliki harga Rp67.420/kg, bulan sebelumnya Rp50.040/kg. Gula konsumsi bulan Oktober lalu harganya Rp15.560 kemudian naik menjadi Rp15.990/kg pada bulan November ini.
Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri menyoroti adanya kenaikan harga bahan pangan tersebut. Menurutnya kenaikan harga pangan ini terjadi serempak di seluruh pasar tradisional se-Indonesia.
"Warteg ini sekarang banyak yang dibeli itu sayuran, padahal yang banyak untung itu kalau pakai nasi. Ini yang dibeli itu sayuran atau lauk, misalnya Rp5 ribu beli urap, Rp5 ribu orek tempe. Jadi ini menjadi masalah, keuntungan kita itu berkurang," sambung Mukroni.
Selain sayuran, harga bumbu dapur yang menghasilkan cita rasa masakan juga mengalami kenaikan. Pantauan MNC Portal melalui situs panel harga Badan Pangan Nasional, harga bawang merah per November 2023 ini naik menjadi Rp23.520 dari bulan Oktober lalu Rp23.180/kg.
Cabai merah keriting saat ini memiliki harga Rp67.420/kg, bulan sebelumnya Rp50.040/kg. Gula konsumsi bulan Oktober lalu harganya Rp15.560 kemudian naik menjadi Rp15.990/kg pada bulan November ini.
Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri menyoroti adanya kenaikan harga bahan pangan tersebut. Menurutnya kenaikan harga pangan ini terjadi serempak di seluruh pasar tradisional se-Indonesia.
Lihat Juga :