Ibu Kota Full Pindah ke IKN pada 2031, Bagaimana Nasib MRT, LRT, dan Whoosh?
Kamis, 02 November 2023 - 22:40 WIB
loading...
Kereta cepat tak akan terdampak pemindahan ibu kota. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah membangun sarana transportasi publik , khususnya berbasis rel, di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Tujuannya untuk menekan kemacetan Jakarta dan juga mengurangi emisi karbon kendaraan pribadi.
Baca juga: 8 Trainset LRT Jabodebek Tetap Beroperasi, Ini Dampaknya
Mulai dari MRT, LRT Jabodebek , hingga kereta cepat Whoosh kini bisa dimanfaatkan masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk menunjang aktivitas. Semua moda transportasi itu dibangun dengan biaya yang tak sedikit.
MRT untuk fase I menghabiskan anggaran Rp16 triliun dan LRT Jabodebek sekitar Rp32,6 triliun. Sedangkan kereta cepat Whoosh yang menghubungkan Jakarta dan Bandung menelan dana hingga Rp131 triliun, terbesar di antara yang dua tadi.
Di sisi lain, pemerintah juga memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur mulai tahun depan. Pertanyaannya, jika ibu kota sepenuhnya pindah pada tahap III di tahun 2031, bagaimana nasib semua moda transportasi berbasis rel yang menghabiskan dana hingga seratusan triliun itu?
Bukan apa-apa, tak lagi menjadi ibu kota, tentu Jakarta akan kehilangan sebagian aktivitas pemerintahan karena banyak aparatur sipil negara (ASN) dan juga lalu lintas hubungan dunia usaha dengan pemerintah menjadi berkurang.
HU-E. Koordinasi Expert PT Kereta Cepat Indonesia (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan menyatakan bahwa pihaknya tak khawatir dengan perpindahan itu. Menurutnya semua itu sudah dipertimbangkan secara saksama.
Baca juga: 8 Trainset LRT Jabodebek Tetap Beroperasi, Ini Dampaknya
Mulai dari MRT, LRT Jabodebek , hingga kereta cepat Whoosh kini bisa dimanfaatkan masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk menunjang aktivitas. Semua moda transportasi itu dibangun dengan biaya yang tak sedikit.
MRT untuk fase I menghabiskan anggaran Rp16 triliun dan LRT Jabodebek sekitar Rp32,6 triliun. Sedangkan kereta cepat Whoosh yang menghubungkan Jakarta dan Bandung menelan dana hingga Rp131 triliun, terbesar di antara yang dua tadi.
Di sisi lain, pemerintah juga memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur mulai tahun depan. Pertanyaannya, jika ibu kota sepenuhnya pindah pada tahap III di tahun 2031, bagaimana nasib semua moda transportasi berbasis rel yang menghabiskan dana hingga seratusan triliun itu?
Bukan apa-apa, tak lagi menjadi ibu kota, tentu Jakarta akan kehilangan sebagian aktivitas pemerintahan karena banyak aparatur sipil negara (ASN) dan juga lalu lintas hubungan dunia usaha dengan pemerintah menjadi berkurang.
HU-E. Koordinasi Expert PT Kereta Cepat Indonesia (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan menyatakan bahwa pihaknya tak khawatir dengan perpindahan itu. Menurutnya semua itu sudah dipertimbangkan secara saksama.
Lihat Juga :