Babak Baru Bank Bukopin

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 10:08 WIB
loading...
Babak Baru Bank Bukopin
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Rivan A Purwantono. Foto/Koran SINDO/Astra Bonardo
A A A
JAKARTA - Bank Bukopin bersiap mengarungi lautan baru bersama KB kookmin Bank , bank terbesar kedua di Korea Selatan. Kookmin Bank resmi menjadi pemegang saham pengendali sesuai surat keputusan OJK dengan porsi 33,9% pasca selesainya proses Penawaran Umum Terbatas ke-5 (PUT V) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Dibalik aksi korporasi skala dunia tersebut, ada peran besar yang dilakukan Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Rivan A Purwantono. Sebagai direktur utama, Rivan punya tugas untuk mengawal kesuksesan aksi korporasi tersebut. Dengan suksesnya Kookmin Bank menjadi pemegang saham terbesar, maka kini Bank Bukopin memasuki babak baru.

Masuknya Rivan menjadi direktur utama Bank Bukopin seolah sudah menjadi takdir bagi dirinya. Pasalnya, baru tujuh pekan mengemban tugas sebagai Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), pemerintah memerintahkan Rivan harus kembali ke Bank Bukopin sebagai pucuk pimpinan tertinggi pada pertengahan Juni 2020 lalu. (Baca: KB Kookmin Bank Resmi Jadi Pemegang Saham Terbesar Bank Bukopin)

Tugasnya pun sangat berat, pria kelahiran Kudus, 26 September 1966 ini harus bisa memastikan likuiditas Bank Bukopin dalam keadaan aman dan terjaga. Bagaimana strategi Rivan meningkatkan kinerja Bank Bukopin? Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana Anda melihat kondisi pandemi Covid-19 ini?

Di tengah kondisi dunia menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, kita jangan menganggapnya sebagai masalah. Namun ini merupakan sebuah perjalanan hidup. Kalau kita anggap ini sebagai masalah berarti justru kita masalahnya.

Pandemi adalah pembelajaran. Jangan dianggap masalah apalagi berandai-andai yang tidak realistis. Misalnya di tengah kemacetan orang bicara 'Tau gitu aku gak lewat sini'. Ucapan begitu kan tidak ada manfaatnya. Harusnya fokus lakukan apa yang bisa kita lakukan saat ini. (Baca juga: Sikap Mensos Tolak Kader Partai Jadi Koordinator PKH Diapresiasi)

Babak Baru Bank Bukopin


Tantangan yang Anda hadapi di Bukopin?

Di masa lalu Bukopin sebagai bank pernah mengalami tantangan permodalan, kemudian melakukan IPO di 2017. Dampaknya ke CAR tapi mampu pulih cepat di 2018, juga sudah rights issue lalu masuk Kookmin Bank. Sehingga sebelumnya komposisi saham Bosowa 23% yang tertinggi, lalu Kookmin 22%, dan pemerintah 9%.

Secara performa keuangan kami membaik di masa 2018-2019. Saya masuk jadi Direktur pada 2018 kondisinya agak lumayan baik dengan CAR di atas 12%. Tahun 2020 sebelum Pandemi juga tidak ada masalah. Namun muncul kabar Bukopin kesulitan permodalan yang sebenarnya itu masalah 2017. Harusnya itu sudah selesai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KB Bank Berikan Beasiswa...
KB Bank Berikan Beasiswa Pendidikan Sepak Bola, Bekal untuk Generasi Muda Berdaya Saing
Kolaborasi KB Bank dan...
Kolaborasi KB Bank dan LPEI untuk Pembiayaan Ekspor Nasional
Lagi, KB Kookmin Bank...
Lagi, KB Kookmin Bank Fasilitasi Operasi Jantung dan Perawatan Medis Anak-anak Indonesia
KB Bank Bukopin Catat...
KB Bank Bukopin Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp352 Miliar di Kuartal I-2025
Migrasi NGBS Sukses,...
Migrasi NGBS Sukses, KB Bank Komitmen Beri Layanan Terbaik untuk Nasabah
Sambut Ramadan, KB Bank...
Sambut Ramadan, KB Bank Bagikan Takjil untuk Masyarakat Bandung
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved