Digitalisasi Pertanian, BPP Kostratani Disiapkan di Sulteng
Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Terkait pelatihan yang dilaksanakan di sejumlah BPP, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan, Bustanul Arifin Caya menegaskan, pelatihan harus dilakukan agar SDM yang ada di BPP benar-benar siap dan mendukung BPP Kostratani.
(Baca Juga: Mentan: Pertanian Tak Kenal Krisis, Petani Milenial Sidrap Garap 'Tanaman Dollar' )
“Kementerian Pertanian saat ini sedang memaksimalkan peran Kostratani di BPP. Untuk mengubah BPP menjadi BPP Kostratani, kita membutuhkan dukungan sarana dan prasarana pendukung seperti kelengkapan IT,” terang Bustanul di Kantor Gubernur Sulteng.
Menurutnya, dengan IT maka BPP Kostratani akan terkoneksi dengan AWR di Kementerian Pertanian untuk memudahkan koordinasi dan juga pemantauan kinerja di BPP Kostratani. Selain itu, BPP Kostratani juga harus berperan menjadi pusat data pertanian.
“Oleh karena itu, dibutuhkan SDM-SDM yang benar-benar siap dan terlatih di BPP Kostratani. karena mereka harus menginput data dan melaporkannya secara periodik. Tugas kita memastikan agar SDM dan sarpras pendukung di BPP Kostratani benar-benar siap,” terang Bustanul.
Sambung dia menerangkan, salah satu program Menteri Pertanian adalah meningkatkan fungsi BPP-BPP. “Karena, sasaran pak Mentan adalah mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern dengan memanfaatkan IT yang ada di BPP. Karena itu, kita diminta concern untuk mengawalnya, melihat sejauh mana potensi dan peluang pengembangan BPP di Sulteng,” katanya.
(Baca Juga: Mentan: Pertanian Tak Kenal Krisis, Petani Milenial Sidrap Garap 'Tanaman Dollar' )
“Kementerian Pertanian saat ini sedang memaksimalkan peran Kostratani di BPP. Untuk mengubah BPP menjadi BPP Kostratani, kita membutuhkan dukungan sarana dan prasarana pendukung seperti kelengkapan IT,” terang Bustanul di Kantor Gubernur Sulteng.
Menurutnya, dengan IT maka BPP Kostratani akan terkoneksi dengan AWR di Kementerian Pertanian untuk memudahkan koordinasi dan juga pemantauan kinerja di BPP Kostratani. Selain itu, BPP Kostratani juga harus berperan menjadi pusat data pertanian.
“Oleh karena itu, dibutuhkan SDM-SDM yang benar-benar siap dan terlatih di BPP Kostratani. karena mereka harus menginput data dan melaporkannya secara periodik. Tugas kita memastikan agar SDM dan sarpras pendukung di BPP Kostratani benar-benar siap,” terang Bustanul.
Sambung dia menerangkan, salah satu program Menteri Pertanian adalah meningkatkan fungsi BPP-BPP. “Karena, sasaran pak Mentan adalah mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern dengan memanfaatkan IT yang ada di BPP. Karena itu, kita diminta concern untuk mengawalnya, melihat sejauh mana potensi dan peluang pengembangan BPP di Sulteng,” katanya.
Lihat Juga :