4 Perusahaan Obat Asal Israel yang Mendunia, Teratas Punya Ribuan Produk Berbeda

Jum'at, 17 November 2023 - 17:17 WIB
loading...
A A A
Pada kurun 1960-1980, terjadi konsolidasi dalam industri farmasi Israel. Salah satu puncaknya adalah ketika terbentuknya Teva Pharmaceuticals Industries Ltd.

Saat ini, Teva telah menjadi salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia. Perusahaan sendiri mengklaim bahwa pihaknya sudah memiliki sekitar 3.600 produk dan bermanfaat bagi hampir 200 juta orang di 60 negara berbeda.

Terkait konflik Hamas-Israel, Teva menyebut kondisi itu tidak berpengaruh besar terhadap perusahaan. Menurut laporan Reuters, saat ini Teva sebagai perusahaan obat kenamaan menyumbang setidaknya 2 persen dari total produksi farmasi global.

2. Taro Pharmaceuticals Industries


Berikutnya ada Taro Pharmaceuticals Industries. Perusahaan ini didirikan di Israel untuk memproduksi produk farmasi pada 1950.

Pada laman resminya, Taro memperkenalkan diri sebagai perusahaan farmasi multinasional berbasis sains. Dalam operasinya, Taro mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan produk farmasi dengan resep generik dan bermerek.

Baca Juga Perang Israel-Hamas Ditambah Konflik Ukraina Bisa Picu Krisis Minyak 1973 Terulang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Rekomendasi
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Berita Terkini
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Infografis
4 Senjata Israel yang...
4 Senjata Israel yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved