4 Perusahaan Obat Asal Israel yang Mendunia, Teratas Punya Ribuan Produk Berbeda

Jum'at, 17 November 2023 - 17:17 WIB
loading...
A A A
Area fokus Taro mencakup produk seperti salep pediatrik, obat cair, hingga kapsul dan tablet untuk kategori terapi dermatologis, kardiovaskular, serta anti-inflamasi. Tak hanya Israel, Taro sudah melakukan ekspansi bisnis ke Kanada (1984) hingga Amerika Serikat (1988).

3. Kamada Pharmaceuticals


Kamada Pharmaceuticals didirikan di Israel pada 1990. Pada waktu itu, tujuannya adalah mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan obat-obatan untuk menyelamatkan orang.

Produk pertama yang diproduksi Kamada bernama Human Albumin. Pada 2005, Kamada menjadi perusahaan biofarmasi Israel pertama yang meluncur di bursa saham TASE.

4. Rekah Pharmaceutical Industries


Rekah Pharmaceutical Industries merupakan produsen obat generik asal Israel. Pada riwayatnya, dulunya perusahaan ini bermula dari sebuah apotek lokal kecil di Yerusalem sekitar awal 1980-an.

Rekah memiliki sekitar 300 produk yang tersebar menjadi beberapa jenis. Mulai dari obat generik Rx dan OTC, kosmetik kulit, vitamin, suplemen nutrisi, hingga peralatan medis inovatif.

Itulah sejumlah perusahaan obat asal Israel yang namanya mendunia.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved