BEI Buka Suara soal Dampak Perang Israel-Palestina ke Pasar Modal
Sabtu, 18 November 2023 - 15:01 WIB
loading...
Pelaku pasar dinilai masih rasional menyikapi dampak boikot produk-produk yang dinilai terafiliasi dengan Israel. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BALIKPAPAN - Agresi militer penjajah Israel terhadap wilayah Gaza, Palestina, menambah risiko geopolitik dunia. Konflik ini pun melahirkan aksi boikot terhadap produk-produk yang dianggap pro maupun terafiliasi dengan Israel.
Lalu, bagaimana dampaknya terhadap pasar modal Indonesia? Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, sejauh ini konflik di Timur Tengah tersebut dampaknya tak sebesar perang Rusia-Ukraina saat tengah panas-panasnya. Iman mengatakan, kondisi pasar saat ini masih cukup kondusif.
Baca Juga: Pengusaha Ritel Minta Pemerintah Turun Tangan Antisipasi Dampak Boikot Produk Pro Israel
"Saya yakin bukan tidak berdampak signifikan, tapi market kita masih cukup manageable," ujar Iman Rachman di sela Workshop Pasar Modal, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (17/11/2023).
Iman menjelaskan, perang Rusia-Ukrainia mempengaruhi sektor energi nasional, yang kemudian berdampak signifikan bagi rantai pasok emiten energi. Sementara pada perang Israel-Palestina, aksi boikot yang terjadi hanya berdampak terhadap beberapa perusahaan saja.
Lalu, bagaimana dampaknya terhadap pasar modal Indonesia? Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, sejauh ini konflik di Timur Tengah tersebut dampaknya tak sebesar perang Rusia-Ukraina saat tengah panas-panasnya. Iman mengatakan, kondisi pasar saat ini masih cukup kondusif.
Baca Juga: Pengusaha Ritel Minta Pemerintah Turun Tangan Antisipasi Dampak Boikot Produk Pro Israel
"Saya yakin bukan tidak berdampak signifikan, tapi market kita masih cukup manageable," ujar Iman Rachman di sela Workshop Pasar Modal, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (17/11/2023).
Iman menjelaskan, perang Rusia-Ukrainia mempengaruhi sektor energi nasional, yang kemudian berdampak signifikan bagi rantai pasok emiten energi. Sementara pada perang Israel-Palestina, aksi boikot yang terjadi hanya berdampak terhadap beberapa perusahaan saja.
Lihat Juga :