alexametrics

Evolusi Bantuan Sosial dalam Bentuk Nontunai

loading...
Evolusi Bantuan Sosial dalam Bentuk Nontunai
Penggunaan e-money tidak hanya digunakan untuk belanja atau bayar tol, melainkan juga penyaluran bansos. Grafis/Ist
A+ A-
JAKARTA - Head of Mandiri Institute Moekti P Soejachmoen mengatakan, penggunaan uang elektronik (e-money) atau nontunai tidak hanya digunakan untuk belanja atau bayar tol, melainkan juga bisa dalam bentuk penyaluran bantuan sosial (bansos).

(Baca: OJK Dorong Era Jasa Keuangan Digital)



Dia menjelaskan, uang elektronik yang diperuntukkan bagi kegiatan baksos ini merupakan suatu perubahan di era digitalisasi jasa keuangan.

"Integrasi uang elektronik terkait bansos, bansos apa saja yang udah diberikan pemerintah, evolusi dalam bentuk non tunai," ujarnya  dalam acara Indofintech yang diselenggarakan KORAN SINDO dan SINDOnews bekerja sama dengan Royal Media dan PWI bertema 'Memantapkan Fintech Ditahun Penuh Tantangan" di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Menurutnya, dana bansos lewat uang elektronik yang disalurkan ke sekitar 40% penduduk Indonesia bertujuan untuk mengelola tingkat kesejahteraan di masyarakat.

"Bansos diberikan ke 40% penduduk termiskin karena untuk menjaga tingkat kesejahteraan karena rentan terhadap gejolak ekonomi, panen gagal, subsidi BBM dicabut," katanya.

Moekti menambahkan, salah satu program bansos yang menggunakan uang elektronik yakni keluarga harapan yang memiliki tiga komponen bantuan.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak