Ganjar Sebut Transisi Energi Bakal Ciptakan 3,7 Juta Lapangan Kerja Baru, Cek Faktanya
Sabtu, 25 November 2023 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun, apakah peluang pekerjaan sebanyak itu benar-benar terwujud transisi energi menggunakan pembangunan dari sektor EBT? Pernyataan Ganjar Pranowo terbukti dengan laporan terbaru dari Badan Energi Terbarukan Internasional (Irena) dan Organisasi Buruh Internasional (ILO).
Laporan dengan judul "Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2023," yang merupakan edisi kesepuluh, menunjukkan lonjakan lapangan kerja di sektor energi terbarukan di seluruh dunia.
Pada tahun 2012, lapangan kerja di bidang ini mencapai 7,3 juta, meningkat dua kali lipat menjadi 13,7 juta pada tahun 2022. Meskipun demikian, sebagian besar lapangan pekerjaan masih terpusat di beberapa negara. China, sebagai contoh, menyumbang 41 persen dari total lapangan kerja di sektor EBT global, dengan negara-negara seperti Brasil, Uni Eropa, India, dan Amerika Serikat juga berperan penting.
Sektor pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi kontributor terbesar dalam lapangan kerja baru pada tahun 2022, menyerap 4,9 juta tenaga kerja, lebih dari sepertiga total tenaga kerja di sektor energi terbarukan.
Direktur Jenderal Irena, Francesco La Camera, menekankan bahwa menciptakan jutaan lapangan kerja membutuhkan investasi lebih cepat dalam teknologi transisi energi.
Laporan dengan judul "Renewable Energy and Jobs: Annual Review 2023," yang merupakan edisi kesepuluh, menunjukkan lonjakan lapangan kerja di sektor energi terbarukan di seluruh dunia.
Pada tahun 2012, lapangan kerja di bidang ini mencapai 7,3 juta, meningkat dua kali lipat menjadi 13,7 juta pada tahun 2022. Meskipun demikian, sebagian besar lapangan pekerjaan masih terpusat di beberapa negara. China, sebagai contoh, menyumbang 41 persen dari total lapangan kerja di sektor EBT global, dengan negara-negara seperti Brasil, Uni Eropa, India, dan Amerika Serikat juga berperan penting.
Sektor pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi kontributor terbesar dalam lapangan kerja baru pada tahun 2022, menyerap 4,9 juta tenaga kerja, lebih dari sepertiga total tenaga kerja di sektor energi terbarukan.
Direktur Jenderal Irena, Francesco La Camera, menekankan bahwa menciptakan jutaan lapangan kerja membutuhkan investasi lebih cepat dalam teknologi transisi energi.
Lihat Juga :