Wamendag Buka-bukaan Soal Penutupan TikTok Shop dan Rencana Kembali Bisnis Lagi di RI
Selasa, 28 November 2023 - 14:58 WIB
loading...
Wamendag, Jerry Sambuaga buka-bukaan soal penutupan TikTok Shop beberapa waktu lalu dan rencana kembalinya TikTok untuk berbisnis di Indonesia dengan bergabung bersama platform lain. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Indonesia atau Wamendag, Jerry Sambuaga buka suara perihal bergabungnya TikTok Shop dengan platform lain. Kembalinya TikTok untuk berbisnis lagi di Indonesia, diterangkan olehnya sedang dalam pembahasan teknis.
"Nah, untuk gabungan dengan platform itu akan dibahas lebih teknis. Tapi prinsip dasarnya adalah dia tidak melanggar peraturan yang menyatakan tidak boleh adanya penyatuan antara sosial media (sosmed) dengan e-commerce . Kan enggak fair, itu alasannya kenapa kita atur," jelas Wamendag Jerry Sambuaga ketika ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: TikTok Shop Bakal Hadir Lagi, Bahlil: Sudahlah Medsos Saja!
Menurutnya, dengan izin Tiktok yang saat ini hanya sosial media, maka tidak bisa digunakan untuk berjualan. "Tidak bisa sosial media dipakai buat jualan. Kalau dia mau jualan, dia harus punya e-commerce. Kalau dia mau sosial media, ya sosial media," urainya.
Jerry berharap dengan aturan itu akan menciptakan keadilan dan keberpihakan pada UMKM. "Kenapa? Karena spirit dari semua ini adalah kita melindungi, memproteksi, dan ada afirmasi keberpihakan yang kongkret kepada pelaku UMKM," lanjutnya.
"Nah, untuk gabungan dengan platform itu akan dibahas lebih teknis. Tapi prinsip dasarnya adalah dia tidak melanggar peraturan yang menyatakan tidak boleh adanya penyatuan antara sosial media (sosmed) dengan e-commerce . Kan enggak fair, itu alasannya kenapa kita atur," jelas Wamendag Jerry Sambuaga ketika ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: TikTok Shop Bakal Hadir Lagi, Bahlil: Sudahlah Medsos Saja!
Menurutnya, dengan izin Tiktok yang saat ini hanya sosial media, maka tidak bisa digunakan untuk berjualan. "Tidak bisa sosial media dipakai buat jualan. Kalau dia mau jualan, dia harus punya e-commerce. Kalau dia mau sosial media, ya sosial media," urainya.
Jerry berharap dengan aturan itu akan menciptakan keadilan dan keberpihakan pada UMKM. "Kenapa? Karena spirit dari semua ini adalah kita melindungi, memproteksi, dan ada afirmasi keberpihakan yang kongkret kepada pelaku UMKM," lanjutnya.
Lihat Juga :