Berdayakan Korban PHK, Alam Ganjar Puji Usaha Souvenir dari Limbah Plastik

Rabu, 29 November 2023 - 21:11 WIB
loading...
Berdayakan Korban PHK,...
Muhammad Zinedine Alam Ganjar, putra dari capres Ganjar Pranowo berkunjung mengelilingi proses produksi Sugar Souvenir di Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sugar Souvenir merupakan salah satu sentra produksi souvenir dan pakaian yang menerapkan konsep sociopreneur, di mana bahan baku tersebut berasal dari limbah bekas plastik yang dioptimalkan menjadi souvenir yang bernilai. Selain itu, sugar souvenir mengutamakan masyarakat setempat untuk terlibat bekerja dalam membangun unit usaha tersebut. Mayoritas pegawainya berasal dari ibu rumah tangga dan korban PHK pabrik.

Berdiri sejak 2016, saat ini sugar grup sudah memiliki sekitar 100 karyawan yang tersebar di berbagai lini usaha dan terus berkembang hingga saat ini. Atas pencapaiannya tersebut, berbagai penghargaaan sudah diraih sugar souvenir, seperti Wiramuda Kemenpora dan West Java Festival di tahun 2023.

"Perjalanan membangun usaha ini memang tidak mudah, kita sudah menyerap tenaga kerja ratusan, semua itu berawal dati banyaknya dunia tekstil yang tidak terserap di pabrik, sehingga kita bekerja sama dengan korban PHK dan masyarakat sekitar dalam memproduksi merchandise yang ramah lingkungan dan mudah di kerjakan," ujar Founder Sugar Souvenir, Firdilla Qonita FR (29), di Pamempeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11/2023).

Baca Juga: Talkshow Bareng Pelajar Bandung, Alam Ganjar Berbagi Info Kuliah

Dengan perjalanan usaha yang selama ini sudah dijalankan, Firdilla berharap Sugar Souvenir bisa membantu lebih banyak lagi penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat sekitar dan berdampak terhadap misi penyelamatan lingkungan.

"Sociopreneur ini tidak hanya memberdayakan masyarakat sekitar, tapi juga bagaimana kita berkontribusi untuk menjaga lingkungan agar bumi kita tetap terjaga," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut serta hadir Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang didampingi oleh Firdilla berkunjung mengelilingi proses produksi dari produk yang dihasilkan oleh Sugar Souvenir. Alam pun belajar dan memperoleh pengalamannya dalam mengunjungi tempat tersebut. Tak jarang dirinya mencoba mempraktikkan apa yang dikerjakan oleh para pegawai, salah satunya dengan mencoba membuat karya sederhana buatannya.

Dirinya pun mengapresiasi Sugar Souvenir karena sudah terlibat dalam penyerapan tenaga kerja dan turut serta menjaga lingkungan dalam melakukan usaha gang dijalankannya.

Baca Juga: Alam Ganjar Ajak Pemuda Diskusi Optimalkan Youth Space

"Ini keren soalnya ada dua misi secara jelas, pertama demokratisasi lapangan kerja karena backgroundnya sendiri itu tenaga kerja punya background yang variatif dan banyak temen-temen dari kelompok marginal yang di berdayakan, diberikan edukasi dan pelatihan yang salah satunya menghasilkan barang jadi yang bermanfaat seperti ini," kata Alam.

"Misi kedua yakni soal lingkungan yang selama ini jadi persoalan besar bagi Bandung Raya, aku lihat dengan adanya perjalanan misi ini, itu bisa jadi salah satu solusi dan pemantik buat teman-teman untuk peduli terkait persoalan lingkungan," lanjutnya.

Alam yang merupakan anak tunggal Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Supriyanti itu berharap Sugar Souvenir bisa berkolaborasi bersama dan Sugar Souvenir bisa dikenal semakin luas dengan misinya memberdayakan masyarakat dan turut serta menjaga alam.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved