Ekspor Migas RI November Turun 12,38%

Jum'at, 15 Desember 2017 - 11:23 WIB
Ekspor Migas RI November...
Ekspor Migas RI November Turun 12,38%
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada November 2017 meningkat 0,26% dibanding Oktober 2017, dari sebelumnya USD15,24 miliar menjadi USD15,28 miliar. Sayangnya, peningkatan ekspor tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan ekspor migas Indonesia yang mengalami penurunan sekitar 14,22%.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, pada November 2017 ekspor nonmigas naik 1,82% dari USD13,7 miliar menjadi USD14,01 miliar. Sementaa ekspor migas Indonesia turun 14,22% dari USD1,48 miliar menjadi USD1,27 miliar.

(Baca: Surplus Neraca Perdagangan RI November Turun Jadi USD130 Juta )

"Bisa dilihat Oktober ke November 2017, ekspor migasnya turun 14,22%. Sedangkan nonmigasnya naik 1,82%," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Menurutnya, penurunan ekspor migas ini disebabkan oleh menurunnya ekspor minyak mentah Indonesia sebesar 12,38% menjadi USD437,5 juta, ekspor hasil minyak turun 19,60% menjadi USD119,5 juta, serta ekspor gas turun 14,37% menjadi USD713,2 juta.

Sementara, volume ekspor migas November 2017 untuk minyak mentah turun 15,71% dan gas tuun 14,92%. Sedangkan volume ekspor hasil minyak naik 0,22%.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia dari Januari 2017 hingga November 2017 mencapai USD153,90 miliar atau meningkat 17,16% dibanding periode sama 2016. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai USD139,68 miliar atau meningkat 16,89%.

"Menurut sektor, di sana kumulatifnya seluruh sektor mengalami peningkatan. Tertinggi sektor tambang dan lainnya yang tumbuh 34,38%. Jadi kumulatifnya selama 2017 itu jauh lebih bagus, Desember diharapkan masih meningkat," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Neraca Dagang November...
Neraca Dagang November 2020 Diproyeksi Cetak Surplus USD3,11 Miliar
Neraca Dagang RI Surplus,...
Neraca Dagang RI Surplus, Menang Lawan AS tapi Keok Vs Korsel
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
6 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
7 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
8 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
8 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved