Apakah Kereta Feeder Padalarang Bandung Gratis? Simak Penjelasannya

Rabu, 06 Desember 2023 - 15:05 WIB
loading...
Apakah Kereta Feeder...
PT KAI menyediakan kereta feeder Padalarang Bandung untuk mendukung operasional Kereta Cepat Whoosh. Foto/Dok. KAI
A A A
JAKARTA - Kereta Feeder Padalarang Bandung telah disiapkan oleh PT KAI demi mendukung operasional Kereta Cepat Whoosh . Dengan adanya akses Kereta Feeder ini, penumpang kereta cepat akan semakin dipermudah dalam hal konektivitas.

Menurut VP Public Relations KAI Joni Martinus, Kereta Feeder hanya memerlukan waktu tempuh 19 menit dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung atau sebaliknya. Hal tersebut tentu akan mempermudah konektivitas masyarakat menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh melalui sistem transportasi bebas kemacetan.

Baca Juga KAI Ungkap KA Feeder Kereta Cepat Whoosh Bakal Jadi Commuter

Dengan adanya tambahan transportasi ini, apakah ada tambahan biaya bagi masyarakat? Apakah fasilitas Kereta Feeder Padalarang Bandung ini diberikan secara gratis? Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.

Apakah Kereta Feeder Padalarang Bandung Gratis?


Dilansir dari laman resmi KAI, pelanggan Kereta Cepat Whoosh dapat menikmati KA Feeder ini dengan tarif gratis (bundling dengan tiket Kereta Cepat Whoosh).

Kata "bundling dengan tiket Kereta Cepat Whoosh" ini berarti harga tiket Kereta Feeder ini sudah digabungkan ke dalam tarif kereta cepat Whoosh.

Baca Juga Berkat Whoosh, Jumlah Kunjungan Wisatawan di Bandung Bertambah

Untuk diketahui, saat ini PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menerapkan skema tarif Dynamic Pricing atau tarif dinamis untuk tiket Kereta Cepat Whoosh mulai 1 Desember 2023. Tarif tersebut naik menjadi Rp200.000-Rp250.000 untuk sekali perjalanan kelas premium economy.

Adapun jumlah perjalanan Kereta Feeder yang disiapkan saat ini sebanyak 14 perjalanan pergi-pulang setiap harinya. Ke depannya, jumlah perjalanan KA Feeder akan menyesuaikan dengan jumlah perjalanan Kereta Cepat Whoosh.

Satu rangkaian KA Feeder terdiri dari 4 unit kereta dengan daya kapasitas maksimum sebanyak 393 penumpang. Untuk menampung penumpang lebih banyak, KAI dapat merangkaikan 2 KA Feeder menjadi 1 rangkaian sehingga kapasitasnya bertambah 2 kali lipat.

Kereta Feeder Padalarang Bandung juga dilengkapi dengan fasilitas rak bagasi dan toilet guna menambah kenyamanan pelanggan.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Rekomendasi
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved