Smart Fisheries Village Dongkrak Ekonomi Masyarakat Desa

Sabtu, 09 Desember 2023 - 15:25 WIB
loading...
A A A
SFV menjadi tempat peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kelautan dan perikanan melalui pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan inkubasi bisnis, yang dilakukan secara terpadu dan terintegrasi. Sebagai contoh, SFV bisa menjadi tempat praktik bagi para peserta didik, bisa juga menjadi tempat pelatihan bagi masyarakat. Para pelaku usaha mendapat pendampingan dari para penyuluh perikanan di daerahnya. Program SFV diyakini akan mengubah wajah kampung perikanan menjadi lebih berdaya saing karena kegiatan ekonomi di dalamnya menjadi lebih beragam. Seperti adanya spot wisata hingga produksi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

KKP melalui BRSDMKP terus mengembangkan SFV. Pengembangan SFV tidak hanya dilakukan secara fisik, namun juga pada tatanan sosial dan kelembagaannya sehingga daya saing desa meningkat dan terjadi peningkatan kapasitas SDM. Melalui program ini, BRSDM menargetkan peningkatan ekonomi masyarakat, serta kegiatan produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam Rakornas KKP di Nusa Dua Bali pada 7 Desember 2023 meminta pemerintah daerah menggandeng perguruan tinggi untuk melakukan riset untuk mewujudkan pakan perikanan budidaya yang terjangkau.

“Kita baru bisa pembesaran tapi tidak efisien. Karena pakan 100% masih impor,” tegasnya. Untuk itu, KKP terus mendorong para stakeholder untuk meningkatkan daya saing. KKP telah menetapkan lima komoditas unggulan di sektor perikanan budidaya yakni udang, rumput laut, nila, lobster dan kepiting. Lima komoditas itu menjadi idola di pasar global. Menteri Trenggono mengungkapkan, pada 2022, nilai produk makanan laut global menembus USD338,47 miliar. Pada 2030 nilainya diproyeksikan menjadi USD730,28 miliar. KKP mencatat Indonesia memiliki potensi kawasan budidaya sekitar 17,91 juta hektare. Terdiri dari 2,96 juta hektare air payau, 2,83 juta hektare air tawar, dan 12,12 juta hektare air laut.

Saat ini, pemanfaatan lahan budidaya rata-rata sekitar 6% dari potensi itu. Untuk mendorong peningkatan kualitas kampung nelayan dan kampung pembudidaya, KKP akan terus mendorong peningkatan kampung nelayan dan kampung budidaya sebagai sentra penggerak ekonomi yang memiliki daya ungkit terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC) Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan, meskipun bukan wilayah kepulauan, Jawa Barat memiliki peran strategis yang signifikan dalam perekonomian nasional, terutama dalam konteks ekonomi kemaritiman. “Jawa Barat memiliki warisan panjang dalam sektor perikanan.”katanya.

Selain menjadi salah satu kawasan penghasil utama ikan dan makanan laut, Jawa Barat juga memiliki industri akuakultur yang sedang berkembang. Dia menyebutkan, pada 2020, total produksi budidaya perikanan di Jawa Barat mencapai 187.180 ton, dengan produk utama udang, nila, dan bandeng.

Baca juga: Ramai-ramai Turunkan Harga, Ini Perbandingan Banderol BBM Pertamina vs Swasta

Untuk mengoptimalkan potensi perikanan Jawa Barat, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam program ekonomi maritim harus menjadi fokus. Sinergi meliputi dukungan finansial, perlindungan lingkungan, peningkatan konektivitas infrastruktur, serta investasi. "Potensi kemaritiman Jawa Barat adalah aset berharga yang harus dikelola dengan baik untuk mendukung visi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045," tegasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Viral Pulau Umang Dijual...
Viral Pulau Umang Dijual Rp65 Miliar di Medsos, KKP Buka Suara
KKP Pastikan Program...
KKP Pastikan Program MBG Bukan Pemicu Kenaikan Harga Ikan
Duit Rp522 Triliun Setiap...
Duit Rp522 Triliun Setiap Tahun Hilang Akibat Pencurian Ikan di Laut Indonesia
Danantara Lirik Sektor...
Danantara Lirik Sektor Perikanan, Bakal Suntik Modal Investasi Rp26 Triliun
Dukung Giant Sea Wall,...
Dukung Giant Sea Wall, Kemendiktisaintek Akan Bentuk Satgas Khusus
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Momen Haru Anak Korban...
Momen Haru Anak Korban Pesawat ATR Bacakan Puisi dan Doakan Jenazah Ayahnya
Rekomendasi
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved