Susi Minta Polemik Larangan Cantrang Dihentikan

Kamis, 18 Januari 2018 - 12:14 WIB
Susi Minta Polemik Larangan...
Susi Minta Polemik Larangan Cantrang Dihentikan
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta seluruh pihak yang selama ini melayangkan protes terhadap kebijakan larangan penggunaan cantrang untuk menyudahi kontroversi tersebut. Sebab, pemerintah telah memberikan win win solution untuk masalah itu.

(Baca: Menteri Susi Tegaskan Cantrang Hanya Boleh Selama Masa Peralihan )

Dia meminta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk move on dari urusan cantrang. Saat ini, pemerintah telah berkomitmen untuk menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

"Seluruh stakeholder tidak lagi bicara tentang cantrang. Kita menuju penyelesaian pengalihan alat tangkap cantrang. Saya tidak mau bicara cantrang lagi. Kita move on," katanya dalam konferensi pers di kantonya, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Mantan Bos Susi Air ini juga meminta Pabrik Surimi yang tutup gara-gara kekurangan bahan baku akibat larangan penggunaan cantrang, untuk mulai melakukan diversifikasi usaha ketimbang bertumpu pada usaha yang tidak memiliki masa depan bahan baku.

(Baca: Peralihan Penggunaan Cantrang Hanya untuk Daerah Ini )

"Pabrik Surimi harus menghargai ini, mereka harus mulai diversifikasi usahanya. Karena pemerintah betul-betul firm menjadikan laut masa depan bangsa, dengan keberlanjutan sebagai dasar utamanya," terang dia.

Susi berkelakar bahwa pengusaha yang tidak mau move on dari urusan cantrang ini bukanlah pengusaha zaman now.

"Pengusaha zaman now adalah pengusaha yang peduli dan bekerja untuk keberlanjutan usahanya, profitnya, produksinya. Kalau tidak mau move on bukan pengusaha zaman now. Nelayannya saja sudah mengerti," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Geram...
Susi Pudjiastuti Geram Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Sebut Ada Kartel Laut...
Sebut Ada Kartel Laut Nusantara, Susi Pudjiastuti: Butuh Kepemimpinan Kuat
Berita Terkini
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
7 menit yang lalu
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
1 jam yang lalu
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
4 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
5 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved