Begini Strategi Prakerja Kembangkan Bisnis UMKM
Selasa, 12 Desember 2023 - 20:36 WIB
loading...
Prakerja berupaya untuk kembangkan UMKM. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Program Prakerja ikut andil membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) untuk dapat mengembangkan usahanya dengan melibatkan para alumni Prakerja. Upaya tersebut diwujudkan melalui pilot project Kumpul Jasa.
Baca juga: Prakerja Gelar Temu Alumni dari Sabang hingga Merauke
Kumpul Jasa yang merupakan akronim dari ‘Kumpul, Jadi Bisa’. Edisi pertama ini diawali di wilayah Jember, Jawa Timur. Terdapat berbagai jenis UMKM yang dibantu, seperti kuliner hingga kerajinan tangan.
Head Komunikasi Prakerja, Lydia Maria Kusnadi, mengatakan, Kumpul Jasa Jember merupakan program penjodohan atau matchmaking untuk mempertemukan alumni-alumni Prakerja dengan pelaku UMKM secara langsung.
“Tujuannya adalah agar manfaat Prakerja tidak hanya dapat dirasakan oleh para alumni saja, namun juga kepada masyarakat umum yang lebih luas,” kata Lydia melalui keterangan pers, Selasa (12/12/2023).
Menurutnya, UMKM Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) pada 2021 mencatat setidaknya terdapat 64,2 juta unit UMKM di Indonesia.
Baca juga: Prakerja Gelar Temu Alumni dari Sabang hingga Merauke
Kumpul Jasa yang merupakan akronim dari ‘Kumpul, Jadi Bisa’. Edisi pertama ini diawali di wilayah Jember, Jawa Timur. Terdapat berbagai jenis UMKM yang dibantu, seperti kuliner hingga kerajinan tangan.
Head Komunikasi Prakerja, Lydia Maria Kusnadi, mengatakan, Kumpul Jasa Jember merupakan program penjodohan atau matchmaking untuk mempertemukan alumni-alumni Prakerja dengan pelaku UMKM secara langsung.
“Tujuannya adalah agar manfaat Prakerja tidak hanya dapat dirasakan oleh para alumni saja, namun juga kepada masyarakat umum yang lebih luas,” kata Lydia melalui keterangan pers, Selasa (12/12/2023).
Menurutnya, UMKM Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) pada 2021 mencatat setidaknya terdapat 64,2 juta unit UMKM di Indonesia.
Lihat Juga :