Harta Karun Batu Bara RI Masih Melimpah, Sumber Dayanya Tembus 98,5 Miliar Ton
Jum'at, 15 Desember 2023 - 06:01 WIB
loading...
Industri batu bara belum habis di tengah gencarnya upaya pemerintah mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT). Harta karun energi tersebut masih melimpah di Tanah Air. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Industri batu bara belum habis di tengah gencarnya upaya pemerintah mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan dan rendah emisi. Harta karun energi tersebut masih melimpah di Tanah Air, dimana tercatat total sumber daya batu bara yang dimiliki Indonesia mencapai sebesar 98,5 miliar ton.
Baca Juga: Resmi, 3 Bank BUMN Ditunjuk Jadi Pengelola Pungutan Iuran Batu Bara
Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid menuturkan, untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, batu bara tetap diupayakan agar selaras dan tidak bertabrakan dengan arah kebijakan NZE, mengingat sumber daya batu bara Indonesia cukup melimpah.
"Sumber daya dan cadangan batubara Indonesia saat ini masih cukup banyak dengan total sumber daya sebesar 98,5 miliar ton dan cadangan sebesar 33,8 miliar ton," ujarnya ketika membuka Seminar Nasional Batubara yang digelar oleh Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi dengan tema "Unlocking Hidden Gems in Coal Towards Net Zero Emission," jelasnya dikutip Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: Batu Bara Belum Habis, Manusia Masih Akan Memakainya 50 Tahun Lagi
Wafid mengatakan, ada asumsi yang keliru yang berpendapat bahwa industri batubara akan mengalami 'sunset', seiring dengan tumbuhnya EBT sebagai tumpuan dalam pemanfaatan energi. Padahal, untuk mencapai NZE dan hilirisasi mineral dunia, batu bara masih sangat dibutuhkan.
Hal itulah yang digali oleh PSDMBP, sesuai dengan salah satu tugasnya, yaitu untuk menggali dan menyediakan data potensi batubara di Indonesia.
Baca Juga: Resmi, 3 Bank BUMN Ditunjuk Jadi Pengelola Pungutan Iuran Batu Bara
Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid menuturkan, untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, batu bara tetap diupayakan agar selaras dan tidak bertabrakan dengan arah kebijakan NZE, mengingat sumber daya batu bara Indonesia cukup melimpah.
"Sumber daya dan cadangan batubara Indonesia saat ini masih cukup banyak dengan total sumber daya sebesar 98,5 miliar ton dan cadangan sebesar 33,8 miliar ton," ujarnya ketika membuka Seminar Nasional Batubara yang digelar oleh Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi dengan tema "Unlocking Hidden Gems in Coal Towards Net Zero Emission," jelasnya dikutip Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: Batu Bara Belum Habis, Manusia Masih Akan Memakainya 50 Tahun Lagi
Wafid mengatakan, ada asumsi yang keliru yang berpendapat bahwa industri batubara akan mengalami 'sunset', seiring dengan tumbuhnya EBT sebagai tumpuan dalam pemanfaatan energi. Padahal, untuk mencapai NZE dan hilirisasi mineral dunia, batu bara masih sangat dibutuhkan.
Hal itulah yang digali oleh PSDMBP, sesuai dengan salah satu tugasnya, yaitu untuk menggali dan menyediakan data potensi batubara di Indonesia.
Lihat Juga :