Digitalisasi PLN Menghadirkan Efisiensi dan Mempermudah Akses Energi Bersih

Jum'at, 15 Desember 2023 - 20:29 WIB
loading...
A A A
PLN terus berkomitmen melakukan transformasi berbasis digital di seluruh sektor bisnisnya untuk memenuhi semua kebutuhan pelanggan. Dalam tiga tahun terakhir PLN terus menjalankan transformasi berbasis digital secara end to end mulai dari energi primer, pembangkitan, transmisi, distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan hingga pelayanan pelanggan.

“Transformasi digital ini mampu meningkatkan efisiensi perusahaan,” tegas Darmawan. Tahun lalu, PLN berhasil melakukan efisiensi proses bisnis sebesar Rp 10,85 triliun dengan penerapan digitalisasi pada proses bisnis dari hulu hingga hilir. Tahun ini, nilai penghematan diproyeksikan lebih besar lagi.

PLN, lanjut Darmawan, juga menjalankan berbagai langkah dan strategi untuk mendukung percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Untuk memastikan komitmennya tersebut, dalam operasional maupun bisnis PLN dirancang selaras dengan upaya transisi energi termasuk pengurangan emisi karbon hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Selama 3,5 tahun terakhir, PLN telah menghapus rencana pembangunan 13,3 gigawatt (GW) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang sebelumnya masuk ke dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). PLN mengganti PLTU batubara sebesar 800 MW dengan pembangkit gas hingga membatalkan perjanjian pembelian tenaga listrik atau power purchase agreement (PPA) PLTU batu bara sebesar 1,3 GW.

Baca Juga: Jaga Kondisi Kendaraan, Kunci Utama Menekan Emisi

Selain itu, PLN juga tengah menggencarkan pengembangan EBT di Indonesia dengan membangun rancangan kelistrikan paling hijau dalam sejarah yakni penambahan 52% pembangkit dari EBT. Tak cukup sampai disitu, PLN juga akan mengakselerasi penambahan pembangkit energi terbarukan secara agresif hingga 75% berbasis air, angin, matahari, panas bumi dan ombak.

Peneliti Center of Digital Economy, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, selain memberikan keuntungan bagi masyarakat, poses digitalisasi yang dilakukan PLN akan memberikan penghematan yang besar bagi internal perusahaan. “Dari sisi pelanggan, tentu sangat memudahkan dalam mengakses energi bersih PLN. Dari sisi internal, digitalisasi proses bisnis akan menghasilkan penghematan,”sebutnya.

Penghematan bisa diraih dari proses pengadaan, hingga distribusi. “Dengan digitalisasi, beragam biaya di proses bisnis konvensional bisa ditekan. Misalnya penggunaan peralatan konvensional dalam menjalankan proses bisnis menjadi ditiadakan,”urainya.

Nailul pun meyakini, digitalisasi yang dilakukan PLN akan memberikan dampak besar terhadap perekonomian nasional. Peningkatan konsumsi listrik dan pertumbuhan ekonomi menjadi bukti keberhasilan inovasi dan efisiensi yang dilakukan PLN. “Keuntungan digitalisasi tak hanya dirasakan oleh PLN, tapi juga masyarakat dan bangsa,” tutup Nailul.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
EcoFlow Perluas Akses...
EcoFlow Perluas Akses Solusi Energi Pintar, Dukung Ketahanan Energi di Era Transisi Energi
Rekomendasi
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved