PNBP Capai Rp554,5 Triliun Jelang Akhir Tahun, Ini Pendorongnya
Jum'at, 15 Desember 2023 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, penerimaan KND hingga 12 Desember 2023 terealisasi sebesar Rp81,5 triliun, tumbuh 100,9% yoy disumbang oleh setoran dividen BUMN perbankan yang mencapai Rp40,8 triliun dan non perbankan yang mencapai Rp40,7 triliun.
"Realisasi PNBP lainnya sebesar Rp152,3 triliun terkontraksi hingga 13,5% yoy karena adanya penurunan pendapatan PHT dan pendapatan minyak mentah (DMO) sebagai dampak penurunan ICP dan lifting minyak bumi, serta penurunan HBA," terang Sri.
Baca Juga: 59,5 Juta NIK Sudah Bisa Dipakai Jadi NPWP, Masih Sisa 12 Juta
Namun, dia mengatakan bahwa PNBP Kementerian/Lembaga (K/L) menyumbang Rp109,4 triliun dan tumbuh 10,66% dari kontribusi penempatan uang di BI, penerimaan BHP frekuensi pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), kenaikan volume layanan khusus visa dan paspor, dan pendapatan yang berasal dari putusan pengadilan tipikor pada Kejaksaan.
Kemudian, untuk pendapatan BLU Rp80,8 triliun tumbuh 5,3% yoy utamanya disumbang dari Pendapatan Pengelolaan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional, Jasa Layanan Rumah Sakit, dan Jasa Layanan Pendidikan. "Pendapatan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit menurun akibat penurunan demand dan tren penurunan harga CPO," pungkas Sri.
"Realisasi PNBP lainnya sebesar Rp152,3 triliun terkontraksi hingga 13,5% yoy karena adanya penurunan pendapatan PHT dan pendapatan minyak mentah (DMO) sebagai dampak penurunan ICP dan lifting minyak bumi, serta penurunan HBA," terang Sri.
Baca Juga: 59,5 Juta NIK Sudah Bisa Dipakai Jadi NPWP, Masih Sisa 12 Juta
Namun, dia mengatakan bahwa PNBP Kementerian/Lembaga (K/L) menyumbang Rp109,4 triliun dan tumbuh 10,66% dari kontribusi penempatan uang di BI, penerimaan BHP frekuensi pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), kenaikan volume layanan khusus visa dan paspor, dan pendapatan yang berasal dari putusan pengadilan tipikor pada Kejaksaan.
Kemudian, untuk pendapatan BLU Rp80,8 triliun tumbuh 5,3% yoy utamanya disumbang dari Pendapatan Pengelolaan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional, Jasa Layanan Rumah Sakit, dan Jasa Layanan Pendidikan. "Pendapatan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit menurun akibat penurunan demand dan tren penurunan harga CPO," pungkas Sri.
(nng)
Lihat Juga :