Budiman Sudjatmiko: Bangkit dari Krisis, Manfaatkan Sektor Pertanian

loading...
Budiman Sudjatmiko: Bangkit dari Krisis, Manfaatkan Sektor Pertanian
Ketua Dewan Pengawas Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI) Budiman Sudjatmiko mendorong pemerintah memanfaatkan sektor pertanian untuk memulihkan ekonomi dari krisis. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI) Budiman Sudjatmiko mengatakan negara-negara yang mempunyai tanah luas, pertanian yang bagus dan jumlah penduduk yang banyak, punya kesempatan lebih besar untuk segera bangkit di tengah krisis akibat pandemi Covid-19. Sedangkan negara yang hanya mengandalkan sektor jasa saja akan lebih sulit.

"Negara yang luas, punya pertanian, dan masyarakat yang besar pasarnya masih bisa terbentuk. Sementara yang mengandalkan jasa saja maka akan kesulitan, karena ditengah pandemi sektor jasa mengalami kelumpuhan," kata Budiman dalam diskusi secara virtual, Minggu (9/8/2020).

(Baca Juga: PDB Triwulan II Buktikan Sektor Pertanian Melesat di Saat Pandemi)

Ia menjelaskan, dari data pertumbuhan ekonomi kuartal II, yang mengalami pertumbuhan positif berasal dari sektor pertanian atau dari desa. Kemudian, sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan negatif itu berasal dari kota-kota.

"Karena itu saya usulkan jika kita ingin berselancar di pertumbuhan ekonomi pada sektor pertanian, maka perpendek rantai pasok pertanian dan memanfaatkan digitalisasi," tandasnya.



Seperti diketahui, lanjut Budiman, rantai pasok pertanian di Indonesia masih sangat panjang. Mulai dari prapertanian, pertanian, panen, logistik, distribusi pangan dan lain lain. Menurutnya, semua itu harus sudah satu kesatuan sehingga perlu diperpendek.

(Baca Juga: Pertanian Tumbuh Positif, Muhaimin Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Petani)

"Penyebab tingginya harga hasil pertanian itu karena rantai pasok yang panjang. Oleh karena itu kita harus perpendek dengan memanfaatkan teknologi," tandasnya.
(fai)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top