Capai Target, BUMN Setorkan Dividen Total Rp81,5 Triliun per 12 Desember

Sabtu, 16 Desember 2023 - 09:00 WIB
loading...
Capai Target, BUMN Setorkan...
Menkeu Sri Mulyani menyebutkan bahwa PNBP KND yang berasal dari setoran dividen BUMN per 12 Desember 2023 telah mencapai 100% atau sebesar Rp81,5 triliun. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pendapatan negara bukan pajak jenis kekayaan negara dipisahkan (PNBP KND) yang berasal dari setoran dividen badan usaha milik negara (BUMN) per 12 Desember 2023 mencapai Rp81,5 triliun. Secara terperinci, realisasi pendapatan KND tersebut terdiri atas setoran dividen BUMN perbankan sebesar Rp40,8 triliun dan nonperbankan senilai Rp40,7 triliun.

"Ini hal yang bagus, artinya BUMN, terutama yang sehat telah mampu membayarkan dividen kepada negara," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Desember 2023 di Jakarta, ditulis Sabtu (16/12/2023).

Baca Juga: Lampaui Target, Penerimaan Pajak Capai Rp1.739,84 Triliun

Capaian tersebut adalah 100% dari target revisi dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 75/2023, atau tumbuh 100,9% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Hal itu, tegas dia, juga membanggakan karena target PNBP KND dari setoran BUMN telah direvisi cukup tinggi, yakni dari sebelumnya hanya Rp49,1 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan tingginya capaian PNBP KND tersebut, realisasi PNBP secara keseluruhan sampai dengan 12 Desember 2023 mencapai Rp554,5 triliun, melampaui target APBN 2023 yang ditetapkan sebesar Rp441,4 triliun atau 125,6% dari target, serta target di Perpres 75/2023 sebesar Rp515,8 triliun atau 107,5%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Infografis
Per Juli 2024, Pemerintah...
Per Juli 2024, Pemerintah Sudah Tarik Utang Baru Rp266,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved