Tampil Memesona, Calon Ibu Negara Siti Atikoh Jajal Membatik Ramah Lingkungan
Senin, 18 Desember 2023 - 15:59 WIB
loading...
Istri dari Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti menyempatkan berkunjung ke salah satu industri kreatif di kawasan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Istri dari Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo , Siti Atikoh Suprianti menyempatkan berkunjung ke salah satu industri kreatif di kawasan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).
Tak hanya melihat proses pembatikan, tapi dia juga ikut menjajal proses batiknya. Industri kreatif yang dikunjungi ini merupakan perusahaan yang memproduksi batik dengan pewarna alami yang ramah lingkungan serta pemanfaatan limbah dan pembudidayaan tanaman langka.
Baca Juga: Blusukan ke Pasar Pagotan Madiun, Atikoh Ganjar Dapat Pantun dari Pedagang
Siti Atikoh sempat berkelakar bahwa dirinya tak pandai dalam urusan seni. Namun, saat dia memegang canting batik dan mulai menggurat, tak ada yang keluar dari pola. Wanita lulusan S2 Tokyo University ini pun senang karena pemilik industri kreatif batik ini juga sudah membagikan ilmunya ke berbagai kalangan.
"Ini melihat proses pembatikan, yang khas dari batik ini adalah memakai warna alami, jadi pakai indigo, mangrove, ini sudah eco friendly dan sudah ada ekspor. Dan di sini sudah ada mau menerima adik-adik, teman-teman yang mau belajar dari sisi pembatikannya, pewarnaannya maupun manajemennya," kata Siti Atikoh.
Tak hanya melihat proses pembatikan, tapi dia juga ikut menjajal proses batiknya. Industri kreatif yang dikunjungi ini merupakan perusahaan yang memproduksi batik dengan pewarna alami yang ramah lingkungan serta pemanfaatan limbah dan pembudidayaan tanaman langka.
Baca Juga: Blusukan ke Pasar Pagotan Madiun, Atikoh Ganjar Dapat Pantun dari Pedagang
Siti Atikoh sempat berkelakar bahwa dirinya tak pandai dalam urusan seni. Namun, saat dia memegang canting batik dan mulai menggurat, tak ada yang keluar dari pola. Wanita lulusan S2 Tokyo University ini pun senang karena pemilik industri kreatif batik ini juga sudah membagikan ilmunya ke berbagai kalangan.
"Ini melihat proses pembatikan, yang khas dari batik ini adalah memakai warna alami, jadi pakai indigo, mangrove, ini sudah eco friendly dan sudah ada ekspor. Dan di sini sudah ada mau menerima adik-adik, teman-teman yang mau belajar dari sisi pembatikannya, pewarnaannya maupun manajemennya," kata Siti Atikoh.
Lihat Juga :