Sampai Kapan Harga Emas Terus Berkilau?

Senin, 10 Agustus 2020 - 09:06 WIB
loading...
A A A
Meski pun investasi emas termasuk aset safe heaven, namun tidak menjamin memberikan keuntungan besar. Selain kondisi ekonomi yang belum stabil, harga emas juga masih fluktuatif. Menurut Aidil, harga emas di Indonesia bisa turun seperti halnya jika berinvestasi pada instrumen lain. Dia menceritakan, pada periode 2004 hingga 2008 harga emas naik perlahan namun pasti. Kemudian harga emas sempat drop setelah krisis global di tahun 2008 dan naik kembali hingga 2012. (Baca juga: Jet Tempur Patungan Korsel-Indonesia Akan Gunakan Radar Array)

Lalu apakah saat ini waktu yang tepat untuk berinvestasi emas? Menurut perencana keuangan Safir Senduk, ketika harga emas mulai turun, saat itulah waktu yang pas untuk membeli emas. “Kita tidak pernah tahu kapan emas akan naik lagi atau turun lagi. Tapi biasanya tiap emas menempuh rekor harga baru, pasti dia akan terkoreksi turun lagi sedikit. Nah, beli lah saat terkoreksi” kata Safir Senduk saat dihubungi terpisah.

Kenaikan harga emas memang diperkirakan akan terus melejit hingga akhir tahun. Pengamat Ekonom dari Indef Bhima Yudhistira bahkan memprediksi, emas bisa menembus angka di atas Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per gram. Ada banyak faktor yang mempengaruhi meningkatnya harga emas.

Pertama, orang melakukan lindungi nilai kususnya menengah dan atas. Karena setiap kali krisis aset lindung nilai yang paling aman saat ini adalah emas. Lalu kedua, ada juga spekulan bahwa kalau keuntungan emas scara tahunan sudah lebih dari 40%. Artinya, emas merupakan aset yang mengalahkan return atau keuntungan dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 7%, lalu deposito 5%. Bahkan valas dolar tidak setinggi keuntungan SBN. “Jadi emas masih oke, apalagi saat ini properti sedang lesu jadi alternatif ya emas,” ungkap dia. (Lihat videonya: Gunung Sinabung Erupsi, Empat Kecamatan Tertutup Abu Vulkanik)

Ketiga, adanya trend dimana bank sentral berbagai negara mulai meningkatkan cadangan emasnya. Hal tersebut menurut dia dilakukan untuk mengantisipasi ketika terjadinya tekanan ekonomi seperti kenaikan inflasi. Terakhir, apabila dilihat dari sisi suplay tidak ditemukannya tambang emas yang cukup besar dalam 10 tahun terakhir. “Sehingga dari suplay itu sangat terbatas jadi tidak ada kenaikan produksi dari emas. Maka dari itu, faktor faktor tersebut yang membuat emas masih menjadi primadona,” pungkasnya. (Kunthi Fahmar Sandy)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Polisi Pastikan Emas...
Polisi Pastikan Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Adriansyah Asli
Rekomendasi
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved