Insiden Tol Becakayu, Rini Belum Tentukan Sanksi untuk Waskita

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:28 WIB
Insiden Tol Becakayu,...
Insiden Tol Becakayu, Rini Belum Tentukan Sanksi untuk Waskita
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku hingga saat ini pihaknya belum menentukan sanksi untuk PT Waskita Karya (Persero), terkait insiden jatuhnya bekisting pierhead (cetakan untuk pengecoran beton pierhead) di proyek tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

(Baca: Penghentian Proyek Infrastruktur Diklaim Tak Pengaruhi Ekonomi )

Hal ini mengingat, Waskita Karya merupakan kontraktor dari proyek tersebut. Dia mengatakan, untuk proyek konstruksi di lapangan ada komite keamanan konstruksi. Pihaknya juga menunjuk konsultan independen guna mengevaluasi insiden tersebut.

Sejauh ini, mantan Bos Astra ini mengaku bahwa laporan dari komite keamanan dan konsultan independen belum sampai ke tangannya. Sehingga, dirinya belum bisa menjatuhkan sanksi terhadap BUMN konstruksi tersebut.

"Kalau kita bicara mengenai konstruksi lapangan kan ada komite keamanan dan keamanan konstruksi. Jadi, komite ini dan kami juga memberikan komitmen kepada Pak Menteri PUPR, kami juga akan mengambil konsultan independen yang sekarang sudah bekerja bersama-sama dengan komite keamanan dan kosntruksi. Nah kalau sudah ada laporannya itu baru kita tahu sanksinya," katanya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Rini berharap, hasil evaluasi dari kedua tim tersebut dapat keluar secepatnya. Dia juga telah meminta agar evaluasi proyek konstruksi yang ada di Jakarta, khususnya proyek tol Becakayu bisa didahulukan.

"Kita anggap ini sebagai audit keamanan atau teknis, jadi keselamatan ini penting sekali, bagaimana keamanan untuk menyelamatkan para yang bekerja. Ini kita harapkan dalam waktu singkat, jadi tidak semua serentak. Kita dahulukan yang mana, kita dahulukan yang di area Jakarta utama, supaya penyelesaian dari proyek ini tidak tertunda," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SBArch Girder Rampung...
SBArch Girder Rampung Dipasang, Tol Becakyu Siap Digunakan Pertengahan 2022
Wuuss...Bekasi-Priok...
Wuuss...Bekasi-Priok Kini Bisa Langsung Lewat Tol Becakayu
Tok! Waskita Karya Divestasi...
Tok! Waskita Karya Divestasi 25% Aset Tol Bocimi ke PT SMI, Ini Detailnya
10 Tahun Terakhir, Waskita...
10 Tahun Terakhir, Waskita Karya Menyelesaikan Pembangunan 23 Ruas Jalan Tol
Terlilit Utang, Waskita...
Terlilit Utang, Waskita Karya Akan Jual 4 Ruas Tol Tahun Ini
Beban Berat, Waskita...
Beban Berat, Waskita Karya Jual Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
34 menit yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
1 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
2 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
5 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved