Jokowi Sempat Harap-harap Cemas Soal Kondisi Pasar Modal Indonesia

Senin, 10 Agustus 2020 - 13:29 WIB
loading...
Jokowi Sempat Harap-harap...
Jokowi mengaku sempat merasa khawatir dengfan ketahanan pasar modal Indonesia saat pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, pandemi virus corona (covid-19) telah menekan ekonomi Indonesia. Adapun, Jokowi sempat merasa khawatir ketahanan pasar modal Indonesia saat pandemi COVID-19 masuk ke Indonesia.

(Baca Juga: Kinerja Pasar Modal Jeblok, OJK Fokus Lakukan Pemulihan )

"Saat kita hadapi pandemi COVID-19 ini ada kekhawatiran dalam diri saya terhadap industri pasar modal Indonesia apakah mampu bertahan. Tentunya kekhawatiran ini beralasan karena menimbulkan ketidakpastian dan mengurangi kepercayaan investasi," ujar Jokowi dalam video virtual, Senin (10/8/2020).

Namun keraguannya ternyata tidak terbukti. Hal ini dikarenakan BEI telah menjaga kepercayaan investor. "Namun kekhawatiran saya itu hingga saat ini tidak terjadi karena otoritas pasar modal sigap menyiapkan berbagai kebijakan," tambahnya.

(Baca Juga: Ajib! Meski Pandemi, Investor Pasar Modal Naik Tiga Kali Lipat Jadi 3,02 Juta )

Dia melanjutkan, IHSG yang tadinya di atas 6.300-am terus turun hingga menyentuh level terendahnya di posisi 3.937 pada akhir April 2020. Namun setelah itu IHSG kembali pulih dan kini sudah berada di level 5.100-an. Meski begitu volatilitas masih terjadi di pasar modal.

"Bahkan pasar modal kita tetap dapat menorehkan kinerja yang ini dibuktikan adanya 35 IPO baru tahun ini dan penambahan produk lainya. Itu jumlah IPO tertinggi di antara bursa ASEAN sepanjang 2020. Jumlah investor Indonesia juga mencapai 3 juta atau naik 3 kali lipat dalam 3 tahun terakhir. Saya sangat apresiasi pencapaian ini," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved