Utang AS Cetak Rekor Tertinggi Baru, Ekonomi Terancam

Rabu, 03 Januari 2024 - 12:30 WIB
loading...
A A A
Utang bruto termasuk uang yang dimiliki pemerintah sendiri, jadi sebagian besar pembuat kebijakan bergantung pada total utang yang dimiliki oleh publik dalam menilai keuangan pemerintah. Angka yang lebih rendah USD26,9 triliun ini kira-kira sama besarnya dengan produk domestik bruto AS.

Bulan Juni lalu, Kantor Anggaran Kongres memperkirakan dalam proyeksi 30 tahun ke depan bahwa utang yang dimiliki pemerintah akan mencapai rekor 181% dari aktivitas ekonomi Amerika pada tahun 2053.

Utang nasional tampaknya tidak membebani perekonomian AS saat ini, karena para investor bersedia meminjamkan uang kepada pemerintah federal. Pinjaman ini memungkinkan pemerintah untuk terus membelanjakan program-programnya tanpa harus menaikkan pajak.

Namun, jalur utang dalam beberapa dekade mendatang dapat membahayakan keamanan nasional dan program-program utama, termasuk Jaminan Sosial dan Medicare, yang telah menjadi pendorong utama pengeluaran pemerintah selama beberapa dekade mendatang. Disfungsi pemerintah, seperti pertikaian batas utang lainnya, juga dapat menjadi risiko keuangan jika investor khawatir tentang kesediaan anggota parlemen untuk membayar utang AS.

Baca Juga: Jokowi Tambah Utang Rp5.400 Triliun Sejak 2014, Total Lebih Rp8.000 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Rekomendasi
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved