CEO McDonald's Sesalkan Bisnis di Beberapa Pasar Terdampak Boikot
Jum'at, 05 Januari 2024 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Oktober tahun lalu, McDonald's Israel menyatakan di akun media sosialnya bahwa mereka telah memberikan ribuan makanan gratis kepada personel pasukan Israel.
Baca Juga: Mengenal Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi yang Membuat Israel Ketakutan
Hal ini kemudian ditolak oleh waralaba McDonald's di beberapa negara Muslim, hal ini menyoroti polarisasi politik regional yang dihadapi perusahaan-perusahaan global selama perang. Beberapa merek Barat merasakan dampak boikot di Mesir dan Yordania yang kini juga terjadi di beberapa negara di luar kawasan Arab, termasuk Malaysia yang mayoritas penduduknya Muslim.
Pada tahun fiskal 2022, perusahaan ini mewaralabakan dan mengoperasikan sekitar 40.275 restoran McDonald's di lebih dari 100 negara. Rantai makanan cepat saji ini melaporkan total pendapatan tahunan sebesar USD23,18 miliar pada tahun tersebut.
Baca Juga: Mengenal Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi yang Membuat Israel Ketakutan
Hal ini kemudian ditolak oleh waralaba McDonald's di beberapa negara Muslim, hal ini menyoroti polarisasi politik regional yang dihadapi perusahaan-perusahaan global selama perang. Beberapa merek Barat merasakan dampak boikot di Mesir dan Yordania yang kini juga terjadi di beberapa negara di luar kawasan Arab, termasuk Malaysia yang mayoritas penduduknya Muslim.
Pada tahun fiskal 2022, perusahaan ini mewaralabakan dan mengoperasikan sekitar 40.275 restoran McDonald's di lebih dari 100 negara. Rantai makanan cepat saji ini melaporkan total pendapatan tahunan sebesar USD23,18 miliar pada tahun tersebut.
(fjo)
Lihat Juga :