Hindari Jurang Resesi, Percepat Penyerapan Anggaran PEN
Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, Sri Mulyani menuturkan bahwa pemerintah turut melakukan redesain terhadap program-program yang tidak meningkat dalam pelaksanaannya. "Kita akan selalu melakukan redesain agar dampak dari penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi bisa maksimal. Kita terus mempercepat proses simplifikasi terhadap proses birokrasinya," tegasnya.
Menurut Ekonom Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Fajar B Hirawan, dana stimulus program PEN yang disiapkan pemerintah harus dipercepat penyerapannya. Dana stimulus itu bisa digunakan secara tepat dan cepat, sebab saat ini pemerintah tidak bisa hanya fokus kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah sebanyak 40%. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)
"Karena apa? Banyak sekali masyarakat yang mungkin dulunya berpendapatan menengah sekarang sudah masuk ke golongan masyarakat miskin," tegasnya.
Jangan sampai dengan lambatnya implementasi dan penyerapan dana program PEN membuat golongan masyarakat miskin bertambah banyak. Jika hal ini terjadi, pekerjaan rumah pemerintah tentu makin besar. Jadi sudah seharusnya segera diantisipasi! (Rina Anggraeni/Suparjo Ramlan/Aditya Pratama/Rakhmat Baihaqi)
Menurut Ekonom Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Fajar B Hirawan, dana stimulus program PEN yang disiapkan pemerintah harus dipercepat penyerapannya. Dana stimulus itu bisa digunakan secara tepat dan cepat, sebab saat ini pemerintah tidak bisa hanya fokus kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah sebanyak 40%. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)
"Karena apa? Banyak sekali masyarakat yang mungkin dulunya berpendapatan menengah sekarang sudah masuk ke golongan masyarakat miskin," tegasnya.
Jangan sampai dengan lambatnya implementasi dan penyerapan dana program PEN membuat golongan masyarakat miskin bertambah banyak. Jika hal ini terjadi, pekerjaan rumah pemerintah tentu makin besar. Jadi sudah seharusnya segera diantisipasi! (Rina Anggraeni/Suparjo Ramlan/Aditya Pratama/Rakhmat Baihaqi)
(ysw)