alexametrics

Jamkrindo Beri Penjaminan Kredit Konstruksi bagi Nasabah Bank Mandiri

loading...
Jamkrindo Beri Penjaminan Kredit Konstruksi bagi Nasabah Bank Mandiri
Jamkrindo beri penjaminan kredit konstruksi bagi nasabah Bank Mandiri. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Perum Jamkrindo menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Mandiri untuk Penjaminan Kredit Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa untuk proyek-proyek dan/atau pengadaan barang/jasa yang sumber dananya seluruhnya berasal dari APBN, APBD, BUMN dan BUMD dengan maksimal nilai proyek Rp5 miliar.

Kerja sama ini adalah penjaminan atas kredit/pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah atau Koperasi (UMKMK) untuk keperluan tambahan Modal Kerja jasa konstruksi dan pengadaan barang/jasa sesuai dengan kontrak kerjanya, yang sumber pengembaliannya berasal dari dana APBN/APBD/BUMN.

Direktur Utama Perum Jamkrindo, Randi mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi bisnis untuk meningkatkan sinergi serta kelancaraan kegiatan bisnis kedua belah pihak dengan prinsip saling menguntungkan.

"Kerja sama ini sangat strategis dan bertujuan lebih meningkatkan kinerja kedua belah pihak, sekaligus volume penjaminan di Perum Jamkrindo," ujar Randi di Jakarta, Senin (16/4/2018).



Menurut Randi, potensi bisnis penjaminan cukup signifikan di mana kerja sama penjaminan kredit baik cash loan maupun non cash loan dengan Bank Mandiri masih sangat besar untuk ditingkatkan. Dan ini dalam rangka meningkatkan akses sumber pembiayaan pelaku usaha UMKM kepada Bank Mandiri.

"Perum Jamkrindo selalau hadir untuk melakukan kegiatan penjaminan bagi perkembangan bisnis UMKM dan koperasi untuk mendukung perkembangan perekonomian nasional," katanya.

Sektor UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan perekonomian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap perekonomian cukup besar mencapai 61.41 persen, akan tetapi ironisnya hanya 22% yang memiliki akses kredit ke perbankan sisanya tidak belum tersentuh lantaran Feasible But Not Yet Bankable.

Data realisasi volume penjaminan kredit di Perum Jamkrindo di Bank Mandiri tahun 2015-2017 mencapai Rp19,2 triliun, diantaranya Kredit Business Banking Rp159,8 miliar, Kredit Konstruksi dan Pengadaan Barang/Jasa Rp13,4 miliar,  Kredit Kontra Bank Garansi Rp461,7 miliar, Kredit Mikro Rp356,4 miliar, Kredit Multiguna Rp42,5 miliar, Kredit Serbaguna Mikro Mandiri Rp24,3 miliar, Kredit Tanpa Agunan sebesar Rp43,9 miliar, Kredit Umum Rp3,5 miliar, Kredit Usaha Rakyat 2015 Rp18 miliar dan Pembiayaan Invoice sebesar Rp92,8 miliar.

Selama tahun 2017, Perum Jamkrindo berhasil mencatatkan laba Rp1,02 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya Rp941,4 miliar. Demikian juga aset perusahaan tumbuh dari Rp13,4 triliun pada 2016 menjadi Rp14,6 triliun pada 2017.

Tahun 2018 ini, Perum Jamkrindo terus berbenah dengan mengedepankan efisiensi dan efektifitas dalam menghadapi tantangan bisnis yang makin besar dan menuntut kesiapan dari semua unsur di dalam perusahaan untuk lebih baik dalam melaksanakan bisnis, tanpa meninggalkan core competency di sektor UMKM.
(ven)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak