alexametrics

Kimia Farma Bagikan Dividen 30% dari Laba Bersih 2017

loading...
Kimia Farma Bagikan Dividen 30% dari Laba Bersih 2017
PT Kimia Farma (Persero) Tbk memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp98 miliar atau 30% dari laba bersih Perseroan tahun 2017. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp98 miliar atau 30% dari laba bersih Perseroan tahun 2017, yakni sebesar Rp331,7 miliar. Keputusan ini diambil usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2017 di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

"Pada tahun 2017, Perseroan berhasil membukukan Total Aset sebesar Rp6,1 triliun, yang meningkat sebesar 32,16% dari tahun 2016 sebesar Rp4,612 triliun. Pertumbuhan ini terutama karena adanya peningkatan Aset Tetap terutama aset dalam penyelesaian, yang bertujuan baik untuk meningkatkan kapasitas produksi maupun upaya untuk meningkatkan kemandirian pengadaan bahan baku baik di holding maupun entitas anak," bunyi pernyataan resmi perusahaan.

Di tengah ekspansi dan akselerasi bisnis yang tengah gencar dijalankan, Perseroan berhasil membukukan Laba Bersih sebesar Rp331,71 miliar atau meningkat 22,13% dari tahun 2016 Rp271,598 miliar. Pencapaian Laba Bersih ini didukung oleh pencapaian Pendapatan Usaha sebesar Rp6,13 triliun atau meningkat sebesar 5,44% dari tahun 2016 sebesar Rp5,81 triliun.



Pencapaian Laba Bersih juga didukung oleh upaya pengendalian Beban Usaha yang tercermin dari pencapaian EBITDA Margin sebesar Rp600 miliar atau meningkat sebesar 20,9% dari tahun 2016 sebesar Rp496 miliar.

"Arus Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan tahun 2017 mencapai Rp1,15 triliun atau meningkat 145,31% jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar Rp467,56 miliar yang digunakan untuk modal kerja, investasi rutin, dan pengembangan usaha," jelas perseroan.

Pada tahun 2017, Kimia Farma telah mencanangkan 3 (tiga) program prioritas, yakni peningkatan sumber daya manusia yang andal dan kompeten; digitalisasi dan aliansi strategis. Kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan kesehatan Kimia Farma yang dianalisis melalui beberapa lembaga/ konsultan penyelenggara menunjukkan peningkatan atau trend positif.

Hal tersebut terbukti melalui penambahan jumlah penghargaan (award) bergengsi yang diperoleh, seperti Top 50 Companies Forbes Indonesia, Indonesia Most Innovative Business Award, Anugerah BUMN Branding & Marketing, BUMN Terbaik bidang Non Keuangan Investor Awards, dan lain sebagainya.

Dalam RUPS Tahunan 2018 tersebut juga diputuskan perubahan Susunan Pengurus Perseroan dengan Memberhentikan beberapa direksi di antaranya Farid Wadjdi Husain, Dewi Fortuna Anwar. Serta mengangkat dengan hormat Untung Suseno Sutarjo, Nurrachman, Chrisma Aryani Albandjar. Sehingga Susunan dan Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Kimia Farma menjadi sebagai berikut

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama: Untung Suseno Sutarjo

Komisaris Independen: Wahono Sumaryono

Komisaris Independen: Nurrachman

Komisaris: Muhammad Umar Fauzi

Komisaris:Chrisma Aryani Albandjar

DIREKSI PERSEROAN

Direktur Utama: Honesti Basyir

Direktur Keuangan: IGN Suharta Wijaya

Direktur Pengembangan Bisnis: Pujianto

Direktur Produksi dan Supply Chain:Verdi Budidarmo

Direktur Umum dan Human Capital:Arief Pramuhanto
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak