Ganjar-Mahfud Diyakini Bisa Wujudkan Kesejahteraan Petani hingga Nelayan

Rabu, 17 Januari 2024 - 18:44 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Diyakini...
Ketua Bidang UKM dan Koperasi DPP Partai Perindo Djoni Rolindrawan dalam Podcast Aksi Nyata, Selasa (16/1/2024). Foto/Suparjo R
A A A
JAKARTA - Program kesejahteraan petani, peternak hingga nelayan yang diusung Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, diyakini sangat bisa direalisasikan bila keduanya mendapat kepercayaan dari rakyat untuk memimpin Indonesia. Keyakinan tersebut ditegaskan oleh Ketua Bidang UKM dan Koperasi DPP Partai Perindo Djoni Rolindrawan.

Calon legislatif DPR RI Dapil Jawa Barat III itu mengatakan, program Capres-Cawapres nomor urut 3 itu sangat berpihak pada kalangan akar rumput, khususnya petani, peternak, hingga nelayan.

"Kebetulan saya pernah menghadiri kuliah beliau, Pak Ganjar di IPB, beliau memaparkan programnya. Jadi IPB mengeluarkan buku putih, walaupun saya belum membaca, sepintas, disampaikan bahwa program-program Pak Ganjar itu sama dengan yang di buku putih IPB itu," papar Djoni dalam Podcast Aksi Nyata, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga: Sentimen Positif Ganjar-Mahfud Capai 60 Persen, Sekjen Perindo: Masyarakat Menaruh Harapan

Dia menjelaskan, di sektor pangan, upaya membangun kedaulatan pangan dan menjaga kestabilan harga bahan pokok menjadi prioritas utama Ganjar-Mahfud guna mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Ganjar-Mahfud pun menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi masalah pasokan dan harga. Untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, Ganjar-Mahfud telah menyiapkan lima jurus.

"Pertama membuat Pangan Terjamin, Terjaga, Terjangkau, dan Terdiversifikasi. Ganjar akan menjamin ketersediaan pangan dari dalam negeri, aman, berkualitas, murah, dan terdiversifikasi berbasis kearifan lokal serta mendukung Desa Mandiri Pangan. Selain itu, kepastian pangan murah melalui stabilisasi harga pangan juga akan dijaga," tuturnya.

Jurus kedua, Alsintan Modern dan Dukungan Sarana Prasarana. Menurut Djoni, Ganjar akan mendukung petani, peternak, dan nelayan dengan alat modern, benih unggul, pupuk berkualitas, murah, dan tepat waktu. Selain itu,memperbanyak sistem pengairan (waduk, bendungan, embung, dan irigasi), jalan usaha tani yang memadai, fasilitas cold storage, serta pengolahan dan pemasaran hasil tani, ikan, maupun ternak terintegrasi.

Baca Juga: Berkunjung ke Kendal, Ganjar Disambut Meriah Buruh Pabrik Kretek

Upaya Ganjar berikutnya adalah menjadikan Industri Pangan Berkelanjutan. Dengan cara membangun industri pangan berdaya saing dengan mengutamakan sumber pangan lokal untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui fasilitasi penelitian dan teknologi pangan ramah lingkungan.

Langkah keempat, lanjut dia, Ganjar bakal menyiapkan lahan subur untuk petani. Menghentikan alih guna lahan untuk memastikan lahan subur dan lahan produktif diberikan kepada petani kecil dan buruh tani, serta diperkuat dengan pengelolaan tata ruang yang adil dan berkelanjutan.

Kemudian jurus terakhir adalah memastikan petani, peternak, dan nelayan sejahtera dengan meningkatkan nilai tukar petani, nilai tukar nelayan, dan peternak dengan kebijakan perdagangan yang pro-produksi dalam negeri.

Selain itu, untuk menurunkan harga pangan, Ganjar beberapa waktu lalu juga telah mengungkapkan 3 jurus jitu guna membuat harga bahan pokok terjangkau kantong masyarakat. "Strategi tersebut telah sukses diterapkan Ganjar saat menjabat Gubernur Jawa Tengah selama dua periode dan akan diterapkan di tingkat nasional," ungkapnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Indonesia-Sarawak Jajaki...
Indonesia-Sarawak Jajaki Kerja Sama Pariwisata, Ekraf dan UMKM, AYP: Sinergi Kemajuan Kedua Negara
Angka Pengangguran Meningkat,...
Angka Pengangguran Meningkat, Ketua DPP Partai Perindo: Pemerintah Perlu Intervensi
Regenerasi Petani Kementan...
Regenerasi Petani Kementan Dipuji IFAD, Siap Ditularkan ke Negara Lain
HIPKI dan APKI Tanda...
HIPKI dan APKI Tanda Tangani MoU Dukung Hilirisasi Kelapa Indonesia
THR Ojol Bersyarat 9...
THR Ojol Bersyarat 9 Jam Kerja, Partai Perindo: Aplikator Harus Lebih Adil dan Cermati Beban Kerja
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Rekomendasi
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Berita Terkini
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved