alexametrics

SBN Ritel Ditawarkan ke Milenial, Pemerintah Diminta Gandeng Fintech

loading...
SBN Ritel Ditawarkan ke Milenial, Pemerintah Diminta Gandeng Fintech
Pengamat ekonomi dari Indef Bhima Yudhistira mengatakan langkah pemerintah untuk menawarkan surat utang negara (SUN) ritel kepada generasi milenial cukup pogresif. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Indef Bhima Yudhistira mengatakan langkah pemerintah untuk menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel ritel kepada generasi milenial cukup pogresif. Hal tersebut diyakini bisa menambah jumlah investor domestik di pasar surat utang.

(Baca Juga: Surat Utang Negara Menyasar Kaum Milenial)

Menurutnya apabila pendalaman pasar semakin baik, maka dampaknya positif menekan fluktuasi di pasar keuangan jadi semakin kecil. "Momentumnya saya kira juga tepat. Di satu sisi generasi milenial memang lebih adaptif terhadap instrumen investasi. Pemasaran SBN ritel harapannya nanti menggandeng Fintech juga," ujar Bhima kemarin di Jakarta.



Dia berharap tren pembelian surat utang semudah transaksi lewat mobile banking. Bahkan bisa jadi nantinya akan ada informasi yang lengkap dan perkembangan imbal hasil investasi misalnya juga bisa diupdate via aplikasi smartphone.

"Harapannya nominal SBN ritel yang ditawarkan minimum Rp500 ribu. Jadi terjangkau dengan kemampuan finansial milenial. Kemudian jangan hanya di kota besar saja tapi juga bisa diakses di daerah terpencil," paparnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak