Jelang Rilis Laporan Keuangan 2023, Masihkah Saham Perbankan Layak Dikoleksi?

Kamis, 25 Januari 2024 - 13:37 WIB
loading...
Jelang Rilis Laporan...
Sektor perbankan disebut saat ini tengah menghadapi fase konsolidasi akibat sentimen geopolitik dan ketidakpastian kondisi politik dalam negeri. Apakah saham perbankan dianggap masih layak koleksi? Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sektor perbankan disebut saat ini tengah menghadapi fase konsolidasi akibat sentimen geopolitik dan ketidakpastian kondisi politik dalam negeri. Meski demikian, saham sektor perbankan dianggap masih layak koleksi.

Baca Juga: Penyaluran Kredit Perbankan di Triwulan IV 2023 Naik 96,1%, Berikut Penopangnya

Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Robertus Hardy mengatakan, bahwa penurunan saham -saham perbankan yang terjadi saat ini hanya sebatas dampak dari kenaikan saham yang tinggi pada periode awal November 2023 hingga awal Januari 2024. M

“Masih layak (untuk dikoleksi) karena selama suku bunga masih tinggi kan net interest marginnya juga profitability masih tinggi juga,” kata Robertus dalam acara Media Day Mirae Asset di Jakarta pada Rabu (24/1/2024).

Sementara itu, saham-saham perbankan bluechips diperkirakan masih akan menghadapi tekanan. Hal itu terutama dengan adanya rilis kinerja kuartal IV 2023. Robertus menyebut, rilis kinerja akan sangat memengaruhi pergerakan saham perbankan, meski sebelumnya telah ada keputusan pembagian dividen dengan nilai besar.

Baca Juga: 7 Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional, Kenali dan Pahami

Kendati demikian, Robertus mengatakan prospek jangka panjang untuk saham perbankan masih sangat positif. Utamanya didorong oleh kestabilan suku bunga yang tinggi dan profitabilitas yang solid.

“Jadi mungkin yang dinantikan adalah penurunan suku bunga, iitu yang bisa menjadi katalis selanjutnya,” imbuh Robertus.

Hingga penutupan sesi pertama, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat naik 0,52% ke level Rp9.575 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 0,46% ke level Rp5.500. Sedangkan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ditutup terkoreksi 0,39% ke level Rp6.375, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang stagnan di level Rp5.650.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Aplikasi Trading dengan...
Aplikasi Trading dengan UI/UX Dinamis Berbasis AI Real Time untuk Gen-Z Meluncur
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Bank Indonesia Buka...
Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini
OJK-Bareskrim Geledah...
OJK-Bareskrim Geledah Kantor Sekuritas MA Terkait Kasus Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Berita Terkini
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Infografis
Biaya Minimal Hidup...
Biaya Minimal Hidup Layak di Jakarta Rp15 Juta per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved