Boikot Produk Pro Israel Paksa Brand Raksasa AS Telan Kerugian di Timur Tengah

Sabtu, 27 Januari 2024 - 13:07 WIB
loading...
Boikot Produk Pro Israel...
Brand besar Barat telah kehilangan pelanggan serta mesin keuntungan mereka akibat aksi boikot di Timur Tengah yang menargetkan perusahaan yang dianggap mendukung Israel dalam perang di Gaza. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Brand besar Barat telah kehilangan pelanggan serta mesin keuntungan mereka akibat aksi boikot di Timur Tengah yang menargetkan perusahaan yang dianggap mendukung Israel dalam perang di Gaza. Gerakan boikot anti-Israel dipicu oleh deklarasi perang usai menerima serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober 2023, lalu.

Baca Juga: CEO McDonald's Sesalkan Bisnis di Beberapa Pasar Terdampak Boikot

Gelombang aksi boikot Israel terus menyebar di negara-negara mayoritas Muslim pada kawasan tersebut. Dilansir Bloomberg, saham Americana Restaurants International yang mengoperasikan waralaba KFC, Pizza Hut, Krispy Kreme, dan Hardee di Timur Tengah mengalami penurunan 27% di bursa saham Saudi dalam tiga bulan terakhir.

Analis memperkirakan laba kuartal pertama perusahaan akan jatuh karena boikot. Salah satu Distributor Coca-Cola Turki yang mencatatkan volume penjualan turun 22% pada kuartal keempat 2023 dibandingkan tiga bulan sebelumnya. Efek tersebut setelah parlemen mendukung gerakan boikot pada November dan mengatakan akan menghapus minuman ringan dari kafetarianya.

Baca Juga: Kena Boikot Anti Israel, McD Malaysia Tuntut Ganti Rugi Rp20 Miliar

Waralaba McDonald's di wilayah Timur Tengah juga mengalami dampak bisnis yang berarti dari boikot, dimana hal ini sudah diakui oleh CEO McD, Chris Kempczinski. Meski begitu Ia tidak mengungkapkan seberapa besar kerugian yang dialami oleh raksasa makanan cepat saji tersebut.

McDonald sedikit demi sedikit mulai kehilangan pelanggan Timur Tengah sejak pertengahan Oktober, saat franchisee restoran cepat saji itu kedapatan di media sosial memberikan makanan gratis kepada tentara Israel. Perusahaan Barat lainnya termasuk Starbucks, IBM dan Nestle, juga menghadapi aksi boikot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Barat Kalah Berani?...
Barat Kalah Berani? Kapal-kapal Asia Siap Terobos Selat Hormuz Lebih Dulu
Tagihan Kerusakan Perang...
Tagihan Kerusakan Perang AS-Iran Tembus Rp987 Triliun, 5 Negara Arab Dituntut Ganti Rugi
Hindari Timur Tengah,...
Hindari Timur Tengah, 40% Kapal Global Kini Isi BBM di Bunker Mauritius
Raksasa Migas AS Tumbang?...
Raksasa Migas AS Tumbang? Rugi Miliaran Dolar Akibat Perang Iran, Produksi Anjlok!
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Rekomendasi
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Berita Terkini
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved