S&P Global Ratings Ancam Pangkas Peringkat Kredit Israel

Rabu, 31 Januari 2024 - 13:34 WIB
loading...
S&P Global Ratings Ancam...
S&P Global Ratings memperingatkan, bahwa mereka dapat menurunkan peringkat kredit Israel jika perang dengan kelompok militan Palestina, Hamas terus meluas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lembaga pemeringkat kredit global , S&P Global Ratings memperingatkan, bahwa mereka dapat menurunkan peringkat kredit Israel jika perang dengan kelompok militan Palestina, Hamas terus meluas. Sebelumnya pada bulan Oktober 2023, S&P Global Ratings telah memangkas prospek kredit Israel menjadi negatif.

Baca Juga: Peringkat Utang Israel Terancam Diturunkan Usai Perang di Gaza Makin Brutal

Akan tetapi saat itu S&P mempertahankan peringkat kredit Israel di level 'AA-'. Mengutip risiko yang disampaikan bahwa, perang Israel-Hamas dapat meluas dan memiliki dampak yang lebih parah pada ekonomi dan situasi kemanusiaan yang lebih luas di negara Yahudi tersebut.

"Potensi eskalasi permusuhan lebih lanjut seperti konfrontasi langsung dengan Hizbullah di Lebanon atau Iran, dapat mengakibatkan penurunan peringkat," ucap Direktur EMEA sovereign and public finance ratings di S&P, Maxim Rybnikov dikutip Rabu (31/1/2024).

Baca Juga: Perang Lawan Hamas Kuras Duit Israel, Bos Bank Sentral Cari Cara Stabilkan Utang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Purbaya Bawa Kabar Gembira...
Purbaya Bawa Kabar Gembira dari Washington: S&P Pertahankan Rating RI Tetap Triple B
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Rekomendasi
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved