Singgung Politisasi Bansos, Begini Kata Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi
Kamis, 01 Februari 2024 - 21:45 WIB
loading...
Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi mengaku, bahwa bantuan pangan atau Bansos Beras kerap kali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, salah satunya pemilu 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perum Bulog memastikan bantuan sosial ( bansos ) 10 kilogram (Kg) bebas dari kepentingan apapun, termasuk kepentingan politik menjelang pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) 2024.
Baca Juga: Banggar DPR Tegaskan Bansos Hasil Kesepakatan DPR dan Pemerintah
Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi mengaku, bahwa bantuan pangan atau Bansos Beras yang disalurkan pihaknya saat ini kerap kali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, salah satunya pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Kami mengamati bahwa bantuan pangan yang sedang disalurkan ini seringkali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, salah satunya adalah pemilihan umum yang saat ini sudah di depan mata. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Bulog,” ujar Bayu, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Jadi Prioritas 2024, Stok Bulog Naik Jadi 1,6 Juta Ton
Baca Juga: Banggar DPR Tegaskan Bansos Hasil Kesepakatan DPR dan Pemerintah
Direktur Utama Bulog, Bayu Krisnamurthi mengaku, bahwa bantuan pangan atau Bansos Beras yang disalurkan pihaknya saat ini kerap kali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, salah satunya pemilihan umum (pemilu) yang digelar pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Kami mengamati bahwa bantuan pangan yang sedang disalurkan ini seringkali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, salah satunya adalah pemilihan umum yang saat ini sudah di depan mata. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Bulog,” ujar Bayu, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Jadi Prioritas 2024, Stok Bulog Naik Jadi 1,6 Juta Ton
Lihat Juga :