Dunia Dibayangi Krisis Utang dalam 10 Tahun ke Depan

Rabu, 07 Februari 2024 - 15:30 WIB
loading...
Dunia Dibayangi Krisis...
Ekonom memperkirakan beberapa negara berkembang bisa saja mengalami kebangkrutan di tengah krisis utang global dalam 10 tahun ke depan. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Dunia sedang menghadapi krisis utang global yang akan terjadi dalam 10 tahun ke depan. Dengan total pinjaman global mencapai rekor USD307,4 triliun pada September 2023 lalu, ekonom menilai krisis utang ini tidak akan berakhir dengan baik.

Baik negara-negara berpendapatan tinggi maupun negara-negara berkembang telah mengalami peningkatan utang yang signifikan, naik sebesar USD100 triliun dibandingkan satu dekade sebelumnya, yang sebagian disebabkan oleh suku bunga yang tinggi.

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Naik 2%, Bengkak Jadi Rp6.237 Triliun

"Saya memperkirakan 10 tahun ke depan akan menjadi dekade utang. Utang secara global akan mencapai puncaknya. Itu tidak akan berakhir dengan baik," kata Laffer, yang merupakan pimpinan dari penasehat investasi dan kekayaan Laffer Tengler Investments, seperti dilansir CNBC, Rabu (7/2/2024).

Sebagai bagian dari produk domestik bruto global, utang telah meningkat menjadi 336%. Hal ini sebanding dengan rata-rata rasio utang terhadap PDB sebesar 110% pada tahun 2012 di negara-negara maju, dan 35% di negara-negara berkembang. Angka tersebut mencapai 334% pada kuartal keempat tahun 2022, menurut laporan pemantauan utang global terbaru oleh Institute of International Finance.

Untuk memenuhi pembayaran utang, diperkirakan sekitar 100 negara harus memotong belanja infrastruktur sosial penting termasuk kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial. Negara-negara yang berhasil memperbaiki situasi fiskalnya dapat memperoleh manfaat dengan menarik tenaga kerja, modal, dan investasi dari luar negeri. Sementara negara-negara yang gagal memperbaiki situasi fiskalnya, kata Laffer, akan kehilangan sumber daya manusia, pendapatan – dan banyak lagi.

"Saya memperkirakan beberapa negara besar yang tidak mengatasi masalah utang mereka akan mengalami kematian fiskal secara perlahan," ujar Laffer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Rupiah Pekan Depan Diramal...
Rupiah Pekan Depan Diramal Masih di Atas Rp17.000 per Dolar AS
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved