PLN EPI Gandeng Perusahaan Jepang Perkuat Rantai Pasok LNG dan Green Energy

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:41 WIB
loading...
PLN EPI Gandeng Perusahaan...
Penandatangan kerja sama antara PLN EPI dan JERA Co.Inc, di Bandung, Senin (5/2/2024). FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Sub Holding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bekerja sama dengan perusahaan LNG asal Jepang, JERA Co.Inc, untuk memperkuat rantai pasok LNG di pembangkit PLN Grup. Kerja sama ini dinilai penting karena gas merupakan bahan bakar alternatif rendah emisi di masa transisi energi.

"Di era transisi energi ini, PLN EPI menyediakan gas sebagai energi primer yang bersih dan mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan yang sudah diamanatkan oleh PLN," kata Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara dalam keterangan pers, Selasa (13/2/2024).

Kerja sama ini, jelas dia, sekaligus pengembangan portofolio kontrak LNG serta infrastruktur midstream LNG untuk mengurangi konsumsi bahan bakar pembangkit listrik Grup PLN. Langkah pengembangan LNG ini juga untuk menyasar sektor hilir berupa hidrogen hijau dan amonia hijau.

Baca Juga: Hidrogen Hijau PLN, Game Changer Transisi Energi Nasional

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto menambahkan, gas atau LNG berperan sebagai substitusi bahan bakar minyak (BBM) dan batu bara dalam jangka pendek dan menengah. Untuk jangka panjang, gas memegang peranan penting dalam transisi energi untuk melengkapi pengembangan energi terbarukan.

"Kebutuhan gas akan semakin meningkat dengan dibangunnya 25% pembangkit baru yang menggunakan gas. Untuk itu, diperlukan pengembangan portfolio LNG dan pengembangan infrastruktur midstream LNG agar target NDC dan NZE dapat tercapai," paparnya.

Kerja sama ini menitikberatkan pada sejumlah aspek, seperti pengadaan dan pemanfaatan LNG di tahap midstream, serta pengembangan sumber daya manusia untuk aspek komersial dan pasar LNG. Kerja sama ini juga mencakup pengembangan dan optimalisasi potensi amonia hijau atau biru dan hidrogen hijau atau biru untuk proyek pengganti bahan bakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
61 Tahun Melayani: PGN...
61 Tahun Melayani: PGN Terus Bergerak Menjadi Pilar Ketahanan Energi Indonesia
Permintaan Gas PLN Diproyeksi...
Permintaan Gas PLN Diproyeksi Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Pilar Transisi Energi
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Legislator PAN Dorong...
Legislator PAN Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved