Hadapi Tantangan Industri Sawit, Astra Agro Tingkatkan Kerja Sama Riset
Minggu, 18 Februari 2024 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
Merespons tantangan peningkatan produktivitas tanpa perluasan lahan tanam, bibit unggul karya tim Research and Development itu dapat menghasilkan produksi Tandan Buah Segar (TBS) tidak kurang dari 30 ton/hektare/tahun dengan produksi minyak sekitar 8,5 sampai 9 ton/hektare/tahun. Temuan-temuan berikutnya akan terus dihasilkan.
Tahun 2023 lalu dua universitas ternama di Jerman dan Inggris sepakat dengan semangat dan gagasan Astra Agro. Di Jerman, Astra Agro menjalin kesepakatan dengan University of Potsdam.
Proyek riset bersama salah satu universitas terbaik di Jerman ini hasilnya akan menjelaskan lebih lanjut mengenai dinamika pemanfaatan karbohidrat dalam minyak sawit. Penelitian akan difokuskan pada pemetaan profil molekular pada daun yang berfungsi sebagai sumber karbohidrat sebelum didistribusikan ke buah sawit.
Kerja sama penelitian ini juga ditujukan untuk menghasilkan varietas unggul kelapa sawit dengan menggunakan teknologi baru yaitu Genome Editing.
Kolaborasi dengan University of Newcastle di Inggris juga dilakukan. Di kampus yang memiliki 3 fakultas science, agribisnis, dan engineering itu memfokuskan penelitian pada pengembangan novel biopestisida ramah lingkungan menggunakan teknologi fusion-protein dan interferensi Ribonucleic acid (RNA) atau RNAi.
Aplikasi RNAi bisa digunakan untuk pengendalian hama (biopesticides) seperti ulat dan lainnya. Astra Agro mencoba meneliti karena aplikasi ini lebih ramah lingkungan daripada penggunaan pestisida kimia. Satu lagi riset bersama kampus Newcastle mengenai modulasi perilaku serangga.
Tahun 2023 lalu dua universitas ternama di Jerman dan Inggris sepakat dengan semangat dan gagasan Astra Agro. Di Jerman, Astra Agro menjalin kesepakatan dengan University of Potsdam.
Proyek riset bersama salah satu universitas terbaik di Jerman ini hasilnya akan menjelaskan lebih lanjut mengenai dinamika pemanfaatan karbohidrat dalam minyak sawit. Penelitian akan difokuskan pada pemetaan profil molekular pada daun yang berfungsi sebagai sumber karbohidrat sebelum didistribusikan ke buah sawit.
Kerja sama penelitian ini juga ditujukan untuk menghasilkan varietas unggul kelapa sawit dengan menggunakan teknologi baru yaitu Genome Editing.
Kolaborasi dengan University of Newcastle di Inggris juga dilakukan. Di kampus yang memiliki 3 fakultas science, agribisnis, dan engineering itu memfokuskan penelitian pada pengembangan novel biopestisida ramah lingkungan menggunakan teknologi fusion-protein dan interferensi Ribonucleic acid (RNA) atau RNAi.
Aplikasi RNAi bisa digunakan untuk pengendalian hama (biopesticides) seperti ulat dan lainnya. Astra Agro mencoba meneliti karena aplikasi ini lebih ramah lingkungan daripada penggunaan pestisida kimia. Satu lagi riset bersama kampus Newcastle mengenai modulasi perilaku serangga.
Lihat Juga :