alexametrics

IHSG Berakhir Menguat ke Level 5.946, Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Berakhir Menguat ke Level 5.946, Bursa Asia Mixed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi sore perdagangan, Kamis (26/7) ditutup menguat untuk melengkapi tren positif sepanjang hari ini saat bursa Asia mixed. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi sore perdagangan, Kamis (26/7/2018) ditutup menguat untuk melengkapi tren positif sepanjang hari ini. IHSG berakhir menguat ke level 5,946.14 dengan tambahan 12,25 poin atau 0.21%.

Sebelumnya di awal perdagangan, bursa saham Tanah Air tercatat di posisi 5.964,33 lewat peningkatan 30,440 poin yang setara 0,513%. Angka itu juga lebih baik baik dibandingkan dari penutupan Rabu (25/7) di posisi 5.933,89.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore hampir semuanya terapresiasi dipimpin kenaikan tertinggi pertambangan mencapai 1,00% diikuti perkebunan 0,97%. Sedangkan sektor yang jatuh sangat dalam yakni aneka industri usai kehilangan minus 2,23%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,22 triliun dengan 11,64 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp136,41 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,23 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,37 triliun. Tercatat sebesar 209 saham menguat, 196 melemah dan 122 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik Rp275 menjadi Rp7.575, PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) bertambah Rp105 ke level Rp1.580 dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) melonjak Rp82 ke posisi Rp498.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp500 menjadi Rp21.000, PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp200 menjadi Rp6.675 serta PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) lebih rendah Rp75 menjadi Rp6.175.

Di sisi lain, bursa saham Asia ditutup bervariasi pada hari Kamis, dengan kerugian semakin mendalam dicetak pasar saham China di sesi penutupan. Tercatat komposit Shanghai menyusut 0,71% hingga berakhir pada level 2.882,93 untuk mengiringi komposit Shenzhen yang lebih kecil dengan penurunan 0,92% menjadi 1.609,72.

Sebagian saham di daratan China mengalami tekanan termasuk keuangan, otomotif, minyak, dan properti. Sedangkan ideks Hang Seng di Hong Kong, telah kehilangan mencapai sebesar 0,48% ke level 28.781,14 dengan sektor teknologi dan keuangan memimpin penurunan paling parah.

Indeks Nikkei 225 Jepang juga ditutup lebih rendah sebesar 0,12% pada posisi 22.586,87. Sementara indeks Kospi, Korea Selatan naik 0,71% hingga sesi penutupan di level 2.289,06, dengan sektor manufaktur, teknologi dan minyak terutama berkontribusi besar. Sementara itu, ASX 200 Australia turun tipis 0,05% di akhir sesi menjadi 6.244,50.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak