Kembangkan Digitalisasi, RS Siloam Permudah Pelayanan Pasien
Rabu, 21 Februari 2024 - 15:01 WIB
loading...
SILO berkomitmen melanjutkan investasi pada saluran digital yang mumpuni. Tujuannya memberikan pelayanan yang lancar dan terintegrasi terhadap pasien. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Siloam International Hospitals Tbk ( SILO ) berkomitmen melanjutkan investasi pada saluran digital yang mumpuni. Tujuannya memberikan pelayanan yang lancar dan terintegrasi terhadap pasien.
Komisaris Utama SILO John Riady mengatakan, perseroan mengembangkan infrastruktur saluran digital pasien untuk memberikan pelayanan yang lancar dan terintegrasi. ”SILO saat ini mengoperasikan 41 rumah sakit yang tersebar di 28 kota, menjadi yang terbesar di Indonesia dan bisa mencakup lebih dari 50% populasi,” katanya dalam siaran pers, Rabu (21/2/2024).
Per September 2023, SILO mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,24 triliun, naik 21,55% dari Rp6,93 triliun per September 2022. Perinciannya, pendapatan rawat inap Rp4,73 triliun per Kuartal III/2023 naik dari sebelumnya Rp3,86 triliun, dan pendapatan rawat jalan Rp3,51 triliun naik dari Rp3,06 triliun per Kuartal III/2022. Baca juga: Siloam Perluas Fasilitas, Peralatan Medis, dan Layanan Klinis di Sejumlah RS
SILO juga mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak Rp858,90 miliar. ”Laba bersih tersebut melonjak 91,20% dari sebelumnya yang sebesar Rp449,21 miliar,” ujar Group CEO LPKR ini.
Terkait digitalisasi dalam pemesanan layanan rumah sakit (booking) misalnya, SILO menyediakan berbagai saluran, seperti telepon, website Siloam, chatbot, aplikasi, live chat dalam aplikasi MySiloam dan Whatsapp. SILO juga menyediakan omnichannel booking system untuk memudahkan pasien dan nomor telepon terpusat 1500181 yang menghubungkan 41 RS Siloam.
Komisaris Utama SILO John Riady mengatakan, perseroan mengembangkan infrastruktur saluran digital pasien untuk memberikan pelayanan yang lancar dan terintegrasi. ”SILO saat ini mengoperasikan 41 rumah sakit yang tersebar di 28 kota, menjadi yang terbesar di Indonesia dan bisa mencakup lebih dari 50% populasi,” katanya dalam siaran pers, Rabu (21/2/2024).
Per September 2023, SILO mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,24 triliun, naik 21,55% dari Rp6,93 triliun per September 2022. Perinciannya, pendapatan rawat inap Rp4,73 triliun per Kuartal III/2023 naik dari sebelumnya Rp3,86 triliun, dan pendapatan rawat jalan Rp3,51 triliun naik dari Rp3,06 triliun per Kuartal III/2022. Baca juga: Siloam Perluas Fasilitas, Peralatan Medis, dan Layanan Klinis di Sejumlah RS
SILO juga mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak Rp858,90 miliar. ”Laba bersih tersebut melonjak 91,20% dari sebelumnya yang sebesar Rp449,21 miliar,” ujar Group CEO LPKR ini.
Terkait digitalisasi dalam pemesanan layanan rumah sakit (booking) misalnya, SILO menyediakan berbagai saluran, seperti telepon, website Siloam, chatbot, aplikasi, live chat dalam aplikasi MySiloam dan Whatsapp. SILO juga menyediakan omnichannel booking system untuk memudahkan pasien dan nomor telepon terpusat 1500181 yang menghubungkan 41 RS Siloam.
Lihat Juga :