Wall Street Berakhir Melesat, S&P 500 dan Dow Jones Kompak Sentuh Level Tertinggi

Jum'at, 23 Februari 2024 - 08:01 WIB
loading...
A A A
Pendapatan perusahaan merupakan ujian besar bagi reli yang didorong oleh AI di Wall Street yang pertama kali mendorong S&P 500 (.SPX) di atas angka 5.000 poin pada awal bulan ini. Beberapa analis telah memperingatkan bahwa hasil yang mengecewakan dapat memicu aksi jual tajam di antara saham-saham teknologi.

“Seiring dengan kemajuan Nvidia, dunia juga akan maju,” canda Jack Janasiewicz, ahli strategi portofolio di Natixis Investment Managers Solutions.

Dia mencatat bagaimana kinerja pendapatan Nvidia mengalahkan ekspektasi pasar yang tinggi, menunjukkan keraguan bahwa masih banyak kekuatan yang tersisa dalam perdagangan AI setelah reli baru-baru ini.

"Kapan Anda menjualnya - mungkin tidak. Mungkin masih ada ruang, dan saya dengan senang hati duduk dan mengendarainya," tambah Janasiewicz.

Nvidia menambahkan USD277 miliar ke kapitalisasi pasarnya, mengalahkan lonjakan Meta Platform sebesar USD196 miliar awal bulan ini sebagai keuntungan satu hari terbesar yang pernah dialami perusahaan manapun dalam sejarah Wall Street.

Semua kecuali satu dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan saham-saham teknologi (.SPLRCT) memimpin kenaikan dengan kenaikan 4,4%. Pencilannya adalah utilitas (.SPLRCU) yang tergelincir 0,8%.

Indeks pertumbuhan S&P 500 (.IGX) dengan kenaikan 3,3%, persentase kenaikan harian terbesar sejak November 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
Rekomendasi
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Harta Trump Melesat,...
Harta Trump Melesat, Masuk 500 Orang Terkaya di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved