Ada IC-CEPA, Ekspor Indonesia ke Chile Meningkat Signifikan
Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, Kemendag menyambut baik IC-CEPA karena menjadi kabar baik di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum pulih karena pandemi. Bagi Indonesia, meningkatnya nilai ekspor juga akan memberikan dampak pada bergulirnya ekonomi domestik.
Produk-produk dominan yang masuk ke pasar Chile dari Indonesia adalah alas kaki, tekstil dan produk turunannya, bahan makanan, kendaraan bermotor serta kertas. Ke depan, dia berharap produk-produk dengan nilai tambah tinggi bisa lebih digalakkan.
"Produk-produk teknologi dan digital harus terus didorong. Kemampuan dan kreatifitas anak-anak muda Indonesia tidak diragukan lagi. Hanya kita perlu membentuk sebuah ekosistem yang mendukung. Kemendag punya banyak program dalam failitasi perdagangan dan ekspor. Tinggal kita sesuaikan saja dengan kebutuhan dunia usaha," tuturnya.
Bagi Jerry, Chile juga bisa jadi pintu masuk produk Indonesia. Letak Chile yang berada di sepanjang pantai Barat Amerika Latin bisa menjadi hub untuk negara-negara sekitar seperti Brasil, Kolombia, Venezuela. Letak Amerika Selatan yang relatif jauh dari Indonesia perlu dicarikan solusi agar lebih mudah terjangkau produk Indonesia.
"Masalah utama di transportasi dan logistik. Saya kira kita perlu bersama-sama mencari solusi. Kemarin kita coba bicara dengan beberapa marketplace untuk membuat semacam gudang terpadu. Masih dalam taraf penjajakan awal. Tetapi kami berharap itu menjadi salah satu solusi agar biaya transportasi dan logistiknya bisa ditekan," ujarnya.
Produk-produk dominan yang masuk ke pasar Chile dari Indonesia adalah alas kaki, tekstil dan produk turunannya, bahan makanan, kendaraan bermotor serta kertas. Ke depan, dia berharap produk-produk dengan nilai tambah tinggi bisa lebih digalakkan.
"Produk-produk teknologi dan digital harus terus didorong. Kemampuan dan kreatifitas anak-anak muda Indonesia tidak diragukan lagi. Hanya kita perlu membentuk sebuah ekosistem yang mendukung. Kemendag punya banyak program dalam failitasi perdagangan dan ekspor. Tinggal kita sesuaikan saja dengan kebutuhan dunia usaha," tuturnya.
Bagi Jerry, Chile juga bisa jadi pintu masuk produk Indonesia. Letak Chile yang berada di sepanjang pantai Barat Amerika Latin bisa menjadi hub untuk negara-negara sekitar seperti Brasil, Kolombia, Venezuela. Letak Amerika Selatan yang relatif jauh dari Indonesia perlu dicarikan solusi agar lebih mudah terjangkau produk Indonesia.
"Masalah utama di transportasi dan logistik. Saya kira kita perlu bersama-sama mencari solusi. Kemarin kita coba bicara dengan beberapa marketplace untuk membuat semacam gudang terpadu. Masih dalam taraf penjajakan awal. Tetapi kami berharap itu menjadi salah satu solusi agar biaya transportasi dan logistiknya bisa ditekan," ujarnya.
Lihat Juga :