Garuda Indonesia Gabung InJourney Sebelum Oktober, Bagaimana Beban Utang Jumbo?
Selasa, 27 Februari 2024 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Dengan pembukuan keuangan yang positif itu, maka maskapai pelat merah ini didorong bisa menjadi anak usaha InJourney. Tiko memastikan, struktur keuangan Garuda Indonesia akan kembali baik berdasarkan laporan keuangan tahun ini.
"Garuda sudah tuntas (restrukturisasi), nanti lihat laporan keuangannya bagus, tahun ini laporan keuangannya. (Masuk usaha InJourney tahun ini?) Iya, tahun ini, tahun ini,” papar Tiko.
Sebelumnya saat pembentukan InJourney, Kementerian BUMN melarang Garuda Indonesia masuk ke dalam anggota holding. Larangan itu karena maskapai masih menanggung utang jumbo mencapai ratusan triliun rupiah.
Saat itu, kebijakan menunda bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam holding untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi ke depannya.
"Garuda sudah tuntas (restrukturisasi), nanti lihat laporan keuangannya bagus, tahun ini laporan keuangannya. (Masuk usaha InJourney tahun ini?) Iya, tahun ini, tahun ini,” papar Tiko.
Sebelumnya saat pembentukan InJourney, Kementerian BUMN melarang Garuda Indonesia masuk ke dalam anggota holding. Larangan itu karena maskapai masih menanggung utang jumbo mencapai ratusan triliun rupiah.
Saat itu, kebijakan menunda bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam holding untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi ke depannya.
(akr)
Lihat Juga :