Neraca Perdagangan Indonesia Juli 2018 Defisit USD2,03 Miliar

Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:42 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia Juli 2018 Defisit USD2,03 Miliar
A A A
JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2018 tercatat mengalami defisit sebesar USD2,03 miliar berdasarkan data yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Setelah periode Lebaran, neraca dagang mampu meningkat setelah sebelumnya pada bulan Juni sempat mengalami surplus USD1,74 miliar

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, realisasi neraca perdagangan yang mengalami defisit pada periode ini lebih disebabkan karena kenaikan impor minyak yang sangat tinggi pada periode tersebut dari beberapa negara."Neraca perdagangan kita mengalami defisit dan ini berasal dari impor minyak yang tinggi. Jadi ini masalah yang harus kita hadapi," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Dia menambahkan, pada Januari hingga Februari 2018 neraca perdagangan Indonesia memang masih defisit, namun pada Maret 2018 dan Juni sudah membaik dan terjadi surplus. Sedangkan pada April sampai Mei 2018 ini kembali mengalami defisit karena kenaikan impor yang sangat tinggi dan harus menjadi perhatian.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia pada periode Januari-Juni 2018 juga masih mengalami defisit sebesar USD3,09 Miliar. Diterangkan hal itu lantaran harga minya dunia yang tinggi menyebabkan impor pun menjadi naik.

"Januari sampai Juni, defisit USD3,09 miliar karena surpulusnya di bulan Juni dan Maret, defisit ini terjadi karena migasnya masih tinggi. Karena impor migas kita luar biasa ketika harga minyak dunia tinggi sekali, jadi secara kumulatif defisit," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Indonesia Naik...
Ekspor Indonesia Naik 2,5% di Februari 2025, Nilainya USD21,98 Miliar
Naik Terus, Impor Desember...
Naik Terus, Impor Desember 2020 Melejit USD14,4 Miliar
Turun 8,15%, Impor Indonesia...
Turun 8,15%, Impor Indonesia September 2023 Capai USD17,34 Miliar
Ekspor RI Naik 1,89%...
Ekspor RI Naik 1,89% Jadi USD22,41 Miliar di Desember 2023
Meski Impor Meningkat,...
Meski Impor Meningkat, Neraca Dagang Surplus USD1,57 Miliar
BPS: Ekspor RI Anjlok...
BPS: Ekspor RI Anjlok 18% Jadi USD20,88 Miliar per Juli 2023
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
19 menit yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
1 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
1 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
1 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved