Bank Dunia: Perempuan Bisa Menjadi Turbocharge bagi Ekonomi Global

Kamis, 07 Maret 2024 - 08:15 WIB
loading...
Bank Dunia: Perempuan...
Bank Dunia dalam laporan terbarunya mengatakan, menghapus kesenjangan gender dapat meningkatkan PDB global lebih dari 20%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Dunia dalam laporan terbarunya mengatakan, menghapus kesenjangan gender dapat meningkatkan PDB global lebih dari 20%. Menurut Bank Dunia, tidak adanya kesenjangan gender bisa menggandakan tingkat pertumbuhan dunia selama dekade berikutnya.

Laporan Bank Dunia menunjukkan, ketidaksetaraan tetap ada di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, pekerjaan, upah, dan partisipasi tenaga kerja, dengan perempuan hanya menikmati dua pertiga dari hak-hak laki-laki.

Baca Juga: Dunia yang Dikelola dengan Kesetaraan Gender Bakal Untung Rp172.144 Triliun

Sementara itu diungkapkan reformasi yang terjadi cenderung melambat, dimana pemerintah perlu mempercepat kemajuan menuju pencapaian kesetaraan gender di tempat kerja dan dalam kerangka peraturan mereka. Hal ini diungkapkan Bank Dunia dalam laporan tahunan Women, Business and the Law.

"Perempuan memiliki kekuatan untuk meningkatkan ekonomi global yang tergagap-gagap," kata Kepala ekonom Bank Dunia, Indermit Gill.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Perempuan Desa Ambil...
Perempuan Desa Ambil Peran, Perkuat Generasi Muda Nusantara
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Rekomendasi
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved