Libatkan Petani, PTPN Terus Dorong Peremajaan Sawit
Sabtu, 09 Maret 2024 - 22:00 WIB
loading...
PTPN IV Regional I melaksanakan tanam perdana yang saat ini dikelola oleh Gapoktan Perkebunan Aek Raso Maju Bersama, Desa Aek Raso, Labuhanbatu Selatan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Program peremajaan sawit rakyat (PSR) jalur kemitraan perkebunan areal ex plasma di Kebun Aek Raso PTPN IV Regional I telah melaksanakan tanam perdana. Lokasi penanaman berada di areal eks kebun PTPN III yang saat ini dikelola oleh Gabungan kelompok Tani (Gapoktan) Perkebunan Aek Raso Maju Bersama, Desa Aek Raso, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
PTPN IV Regional I berperan sebagai operator pengelolaan pembangunan tanaman ulang yang bekerja sama dengan CV Putra Perdana Jaya. Luasan areal yang akan di-replanting seluas 115,48 hektare dengan jumlah pekebun sebanyak 91 kepala keluarga. Total nilai dana yang disalurkan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp3,4 miliar.
"Kami berharap dukungan dari Bupati Labuhanbatu Selatan dan seluruh Muspika ke depannya untuk semua areal eks plasma di Aek Raso seluas 6.498 hektare dapat di-replanting melalui program PSR," kata Ahmad Gusmar Harahap, Region Head PTPN IV Regional I, dalam keterangannya dikutip Sabtu (9/3/2024).
Baca Juga: Mahasiswa ITS Gagas Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur dan Kelapa Sawit
Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III, Mahmudi mengatakan bahwa replanting merupakan program utama PalmCo di seluruh regional untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah. PSR merupakan program bantuan kepada para pekebun rakyat untuk memperbaharui perkebunan kelapa sawit mereka dengan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan, berkualitas, dan mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal (penggunaan lahan, perubahan penggunaan lahan dan kehutanan).
PTPN IV Regional I berperan sebagai operator pengelolaan pembangunan tanaman ulang yang bekerja sama dengan CV Putra Perdana Jaya. Luasan areal yang akan di-replanting seluas 115,48 hektare dengan jumlah pekebun sebanyak 91 kepala keluarga. Total nilai dana yang disalurkan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp3,4 miliar.
"Kami berharap dukungan dari Bupati Labuhanbatu Selatan dan seluruh Muspika ke depannya untuk semua areal eks plasma di Aek Raso seluas 6.498 hektare dapat di-replanting melalui program PSR," kata Ahmad Gusmar Harahap, Region Head PTPN IV Regional I, dalam keterangannya dikutip Sabtu (9/3/2024).
Baca Juga: Mahasiswa ITS Gagas Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur dan Kelapa Sawit
Direktur Produksi dan Pengembangan PTPN III, Mahmudi mengatakan bahwa replanting merupakan program utama PalmCo di seluruh regional untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah. PSR merupakan program bantuan kepada para pekebun rakyat untuk memperbaharui perkebunan kelapa sawit mereka dengan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan, berkualitas, dan mengurangi risiko pembukaan lahan ilegal (penggunaan lahan, perubahan penggunaan lahan dan kehutanan).
Lihat Juga :